Bupati Madiun Hadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Bersama Presiden via Daring Siap Mendukung Keberlangsungan Swasembada Pangan
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Seluruh pimpinan daerah se-Indonesia, termasuk Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, mengikuti panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat melalui daring dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban, Rabu (7/1/2026) lalu. Hadir pula, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm. Untoro Hariyanto, forkopimda, staf ahli Bupati, para asisten Sekda, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, dan beberapa Gapoktan yang ada di Kabupaten Madiun.
Launching swasembada pangan ditandai pemukulan lesung oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, Presiden RI juga menyerahkan Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan penghargaan lainnya kepada pihak yang sangat berjasa dalam pencapaian swasembada pangan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Pertanian, seluruh tim dan para petani dimanapun yang telah bekerja keras sehingga swasembada pangan bisa tercapai. Pasalnya, dirinya heran melihat Bangsa Indonesia yang begitu luas dan subur, namun sudah lama tidak mencapai swasembada pangan dan harus impor dari negara lain. “Namun saat ini kita sudah swasembada pangan. Saya sangat bangga, bahwa hari ini saudara-saudara (Kementerian Pertanian dan tim serta para petani) sebagai putra terbaik bangsa, akhirnya bisa mencapai swasembada pangan. Saudara-saudara telah memberi bukti, dan ini (swasembada pangan) harus terus berlanjut,” pinta Presiden Prabowo.
Ditemui seusai acara, Bupati Madiun mendukung harapan Presiden Prabowo akan keberlangsungan swasembada pangan. Apalagi, lanjutnya, Kabupaten Madiun merupakan salah satu daerah yang sudah swasembada pangan, dengan di urutan ketujuh untuk produksi padi di di Jawa Timur. “Jadi kedepan kerjasama dan kolaborasi dengan para petani dan semua komponen harus terus ditingkatkan agar swasembada pangan ini bisa terus terjaga,” harapan Bupati yang akrab disapa Mas Hari.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian melaporkan hingga akhir 2025 Indonesia mencapai swasembada pangan dengan produksi beras diproyeksi mencapai 3,4 juta ton lebih gabah kering giling. Pencapaian ini berkat kerja keras dari tim, yang didalamnya terdiri dari lintas Kementerian, lembaga negara, Pemda, para petani dan pihak lainnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)




