Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Bupati Madiun Terima 390 Mahasiswa BBK Universitas Airlangga di Pendopo Ronggo Djumeno



MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Madiun secara resmi menerima mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) ke-7 Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang digelar di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Selasa (6/1/2026) lalu.


Penerimaan mahasiswa BBK dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Universitas Airlangga Astri Dewayani, Koordinator Wilayah Madiun KKN-BBK ke-7 Universitas Airlangga Totok Adiarto, Kepala Bapperida Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala OPD terkait, para camat, dosen pembimbing lapangan, serta ratusan mahasiswa peserta BBK.



Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Madiun, Sodiq Heri Purnomo, dalam laporannya menyampaikan Sebanyak kurang lebih 390 mahasiswa dari seluruh fakultas Universitas Airlangga akan melaksanakan kegiatan BBK di Kabupaten Madiun mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026, dengan kemungkinan perpanjangan kegiatan. Mahasiswa akan diterjunkan di empat kecamatan yang tersebar di 37 desa, yakni Kecamatan Gemarang, Saradan, Wungu, dan Dolopo.


Sodiq Heri Purnomo, berharap para mahasiswa dapat berkontribusi secara nyata dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mewujudkan kabupaten yang BERSAHAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera). “Jadikan momen ini sebagai pembelajaran, transfer knowledge (pengetahuan), sekaligus transfer culture (budaya) kepada masyarakat,” ujarnya.



Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Universitas Airlangga, Astri Dewayani, menjelaskan bahwa BBK tahun ini berbasis pada Sustainable Development Goals (SDGs). Enam fokus SDGs yang menjadi perhatian utama meliputi pengentasan kemiskinan, kualitas pendidikan, sanitasi, ekonomi, inovasi, dan pengurangan ketimpangan. Menurutnya, kegiatan BBK tidak hanya bersifat seremonial atau jangka pendek, tetapi diharapkan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah. “Kami berharap hasil BBK ini dapat disinergikan dengan rencana aksi daerah dan bahkan menjadi desa binaan ke depan,” jelasnya.



Acara penerimaan BBK ke-7 Universitas Airlangga ini ditandai dengan penyematan atribut BBK sebagai simbol dimulainya kegiatan pengabdian mahasiswa di Kabupaten Madiun.Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Airlangga atas kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun dengan Pemerintah Kabupaten Madiun. Ia berharap kehadiran mahasiswa BBK dapat mendukung visi pembangunan Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA.



Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan rekomendasi strategis bagi desa-desa lokasi BBK, khususnya dalam mewujudkan desa mandiri, pengentasan kemiskinan, peningkatan sanitasi, pelestarian lingkungan, penguatan UMKM, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).“Kami berharap hasil pengamatan dan kegiatan mahasiswa nantinya dapat menjadi bahan rekomendasi dan masuk dalam Musrenbang Kabupaten Madiun,” Pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-YUN/AS)


IKLAN

Recent-Post