Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Kementerian Sosial Ambil Alih Rekrutmen Calon Guru Sekolah Rakyat (SR) di Madiun


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Penyiapan tenaga pendidik untuk Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun dipastikan bukan menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat. Seluruh proses rekrutmen gutu hingga kepala sekolah ditangani langsung pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Kepala Dikbud Kabupaten Madiun Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd.  menegaskan, peran pemerintah daerah hanya sebatas pendampingan dan dukungan teknis selama program berjalan. "Mulai dari pelaksanaan tenga pendidik dan sebagainya itu dikelola dari kementerian pusat," ujarnya, Senin (19/1/2026) lalu.


Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd menjelaskan, dukungan teknis yang dilakukan Dikbud meliputi pendampingan pelaksanaan, evaluasi hingga sosialisasi program SR kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di daerah. "Tugas kami di daerah memfasilitasi lewat pendampingan. Bisa evaluasi atau dukungan sosialisasi," imbuhnya.


Selain itu, Dikbud juga dilibatkan membantu proses verifikasi calon peserta didik. Verifikasi dilakukan terhadap calon siswa yang sebelumnya dipetakan oleh Dinas Sosial berdasarkan data kemiskinan nasional. "Satu yang mungkin kami lakukan adalah membantu memverifikasi calon murid," tuturnya.


Sementara itu, Agus Sucipto, S.Pd., M.Pd menengaskan bahwa tenaga pendidik dan tenaga kependidikan SR sepenuhnya direkrut oleh Kemensos melalui mekanisme tersendiri. Proses tersebut berada diluar jalur PPPK maupun CPNS daerah dan mengikuti regulasi khusus pemerintah pusat. "Kalau tenaga pengajar dan tenaga kependidikan itu langsung dari Kemensos," tegasnya.


Informasi yang diterima, rekrutmen guru hingga kepala sekolah SR dilakukan melalui pendaftaran mandiri secara daring yang disiapkan pusat. Skema pengelolaannya pun masih menunggu keputusan, termasuk kemungkinan satu kepala sekolah untuk seluruh jenjang atau per jenjang pendidikan. "Itu juga belum sampai dibahas. Masih menunggu regulasi pusat," jelas Agus.


Kabupaten Madiun sendiri masuk kategori rintisan tahap kedua Sekolah Rakyat. Saat ini, fokus pemerintah daerah diarahkan pada penyiapkan sarana dan prasarana pendukung. Pembangunan gedung SR ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai. "Yang terpenting sekarang penyiapan dan prasarana," pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post