Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Peserta Pelatihan Kerja di Pemkab Madiun Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan



MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Kabar melegakan bagi para pencari kerja di Kabupaten Madiun yang sedang mengikuti program peningkatan keterampilan (skill).  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian menggandeng BPJS Ketenagakerjaan (BP JAMSOSTEK) Kantor Cabang Madiun untuk memberikan jaminan perlindungan sosial bagi seluruh peserta pelatih.


Hari ini diresmikan bersama dengan pembukaan program pelatihan keterampilan yang dipimpin langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuriyanto, Rabu (21/1/2026) lalu. Puluhan calon tenaga kerja yang dipersiapkan untuk disalurkan ke berbagai perusahaan di dalam maupun luar daerah kini bisa berlatih dengan tenang.


Pelaksana Pengganti Sementara (Pps) Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun, Zefriansyah, mengapresiasi langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun. Menurutnya, risiko kecelakaan kerja tidak hanya mengintai pekerja tetap, tetapi juga peserta yang sedang menjalani pelatihan fisik maupun teknis. “BPJS Ketenagakerjaan mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dengan memastikan para peserta pelatihan mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” ujar Zefriansyah.


Selama masa pelatihan, para peserta dilindungi oleh dua program vital, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Program JKK menanggung biaya pengobatan tanpa batas (unlimited) apabila peserta mengalami kecelakaan saat pelatihan atau dalam perjalanan pergi dan pulang ke tempat pelatihan. Sementara itu, JKM memberikan santunan uang tunai kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia selama masa kepesertaan aktif. “Dengan adanya perlindungan JKK dan JKM, peserta tidak perlu khawatir apabila terjadi risiko kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia selama pelatihan,” jelasnya.


Pemkab Madiun dalam kesempatan tersebut, juga secara simbolis memberangkatkan sejumlah alumni pelatihan sebelumnya yang telah diterima bekerja di beberapa daerah tujuan.


Sinergi antara Pemkab Madiun dan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya kompeten, tetapi juga sadar akan pentingnya jaminan sosial sejak dini. “Dengan keterampilan yang terus diasah, diharapkan tercipta tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, serta mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang maju dan sejahtera,” pungkas Zefriansyah. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)

IKLAN

Recent-Post