Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Sekolah Rakyat Ngawi Siap Dibangun di Lahan 8 Hektare


NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Ngawi mulai memasuki tahap awal. Dua alat berat telah masuk ke lokasi proyek di kawasan perbukitan Ngudal, Desa Karangtengah Prandon. Proyek pendidikan bernilai lebih dari Rp 200 miliar itu ditargetkan rampung Agustus 2026, bahkan diharapkan sudah bisa digunakan Juli mendatang.


Kepala Dinas Sosial Ngawi Bonadi mengatakan, meski target pembangunan tergolong ambisius, kualitas tetap menjadi perhatian utama. Tantangan terbesar terletak pada kondisi lahan yang berada di area perbukitan dengan kontur tidak rata. “Lahannya perbukitan, beda elevasi antara depan dan belakang sekitar 23 meter. Tahap awal akan dilakukan cut and fill,” terangnya, kemarin.


Pada Januari ini, pekerjaan difokuskan pada penyiapan lahan, pekerjaan cut and fill, serta pemasangan pagar proyek. Memasuki Februari, pembangunan infrastruktur utama seperti fondasi bangunan direncanakan mulai dikerjakan. “Target kontrak sampai Agustus, tapi kualitas tetap harus dijaga agar aman dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar,” tegas Bonadi.


Dari sisi anggaran, Bonadi menyebut total pembangunan Sekolah Rakyat di empat kabupaten—Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Madiun—mencapai sekitar Rp 911 miliar. Jika dirata-rata, tiap lokasi memperoleh anggaran di atas Rp 200 miliar. 


Untuk proyek di Ngawi, PT Brantas Abi Praya ditetapkan sebagai pemenang lelang di atas lahan seluas 80.200 meter persegi atau sekitar delapan hektare. “Saat ini dua alat berat sudah masuk ke lokasi proyek untuk tahap persiapan,” ujarnya.


Sekolah Rakyat Ngawi akan dibangun dengan fasilitas lengkap. Pada tahap awal, masing-masing dua kelas disiapkan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Jika seluruh jenjang telah terisi penuh, total akan tersedia 12 kelas SD, 6 kelas SMP, dan 6 kelas SMA.


Selain ruang kelas, kawasan SR juga dilengkapi asrama siswa putra-putri, asrama guru, gedung serbaguna, ruang makan, lapangan, hingga fasilitas pendukung lain. Total bangunan diperkirakan mencapai sekitar 20 gedung. “Sekolah Rakyat di Ngawi termasuk tipe di atas lima hektare, sehingga fasilitas yang dibangun lebih lengkap dibanding SR dengan luasan di bawah lima hektare,” pungkas Bonadi. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)


IKLAN

Recent-Post