Bupati Madiun Letakan Batu Pertama Pembangunan Pabrik Porang Minta Porang dari Petani Lokal dan Tenaga Kerja Sekitar Pabrik Diprioritaskan
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Madiun kembali mendapat angin segar utamanya dalam hal penyediaan lapangan kerja, peningkatan PAD dan kesejahteraan bagi petani porang. Pasalnya, pada Rabu (4/2/2026) lalu, Bupati Madiun Hari Wuryanto, meletakkan batu pertama pembangunan Pabrik Pengolahan Porang PT. Fengshuo Konjac Indonesia di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan.
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik yang akan merekrut 300-500 tenaga kerja ini disaksikan oleh Kuasa Direksi PT Fengshuo Konjac Indonesia, Emanuel Ebenhaezer Lubis, Kepala DPMPTSP, Anang Sulistijono, dan pimpinan OPD, Camat Saradan dan Kepala Desa Sumbersari serta para petani porang.
Nampak Bupati Madiun tidak bisa menyembuyikan rasa bahagianya, karena selama ini dirinya tidak bosan-bosannya menggaet investor untuk berinvestasi di daerahnya dalam rangka peningkatan PAD dan mengurangi pengangguran yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun menuju visi misi “BERSAHAJA”. “Pembangunan pabrik ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program hilirisasi industri dari pemerintah pusat. Kedua, juga sebagai nilai tambah pertanian, dimana Pabrik Pengolahan Porang ini diharapkan bisa memberikan nilai tambah dari hasil pertanian porang, sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi bisa diolah menjadi beras, tepung, atau produk lainnya,” harapnya.
Dengan dibangunnya pabrik ini, Bupati Hari Wuryanto berharap bisa memberikan kepastian harga bagi petani porang agar tidak lagi mengalami penurunan harga yang drastis seperti sebelumnya. “Saya juga minta pihak investor memprioritaskan pembelian porang dari petani lokal. Begitupun perekrutan tenaga kerja juga dipiroritaskan dari masyarakat di sekitar pabrik,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan agar PT Fengshuo Konjac Indonesia senantiasa menaati regulasi yang berlaku, termasuk terkait perizinan lingkungan (AMDAL). Ditemui secara terpisah, Kuasa Direksi PT Fengshuo Konjac Indonesia, Emanuel memuji kecepatan proses perizinan di kantor DPMPTSP Kabupaten Madiun, bahkan dirinya tidak ragu menyebut jika selama pengurusan perizinan tidak ada pungli, sehingga proses pembangunannya akan dimulai pada Maret ini.
Dirinya juga menyambut baik permintaan Bupati Madiun untuk memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal dan membeli porang dari petani lokal. Bahkan, dirinya menambahkan jika Direktur PT. Fengshuo Konjac Indonesia yang saat ini berada di China akan membawa investor dari negeri tirai bambu itu untuk datang berinvestasi di Kabupaten Madiun. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)



