Parapatan Luhur PSHT 2026 Teguhkan Jati Diri Organisasi dan Perkuat Nasionalisme
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) – Parapatan Luhur (Parluh) merupakan forum musyawarah mufakat tertinggi lima tahunan dalam organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi di tingkat nasional sekaligus memilih Ketua Umum PSHT periode berikutnya. Mengusung semangat kembali ke jati diri organisasi, Parapatan Luhur PSHT Tahun 2026 resmi digelar di Kota Madiun.
PARLUH 2026 diselenggarakan di Padepokan Agung PSHT (PAM), Jalan Merak Nomor 10 dan 17, Kota Madiun, pada tanggal 6–8 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 375 cabang PSHT dari seluruh Indonesia serta 35 cabang khusus luar negeri. Demi menjamin keamanan dan kelancaran acara, sebanyak 1.500 personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan, bersinergi dengan 107 personel gabungan Paguyuban Silat Kota Madiun (Sentot Prawirodirdjo).
PEMBUKAAN Parapatan Luhur dihadiri oleh Ketua Umum PSHT Drs. R. Moerdjoko HW, Ketua Dewan Pusat PSHT H. Issoebiantoro, SH, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Forkopimda Kota Madiun, serta para Ketua Umum perguruan silat yang tergabung dalam Paguyuban Silat Madiun.
RANGKAIAN pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Setia Hati Terate, serta pembacaan Mukadimah SH Terate yang menjadi pedoman nilai dan ajaran organisasi.
DALAM sambutannya, Ketua Umum PSHT Drs. R. Moerdjoko HW menegaskan bahwa PSHT adalah wadah persaudaraan yang menjunjung tinggi keluhuran budi. “Di dalam keluarga besar SH Terate, kita membangun persaudaraan yang tumbuh dari hati ke hati, dilandasi keikhlasan, tanpa membedakan ras, agama, maupun suku,” ujarnya.
SEMENTARA itu, Ketua Dewan Pusat PSHT H. Issoebiantoro, SH menyampaikan bahwa tujuan utama kehidupan manusia adalah menjaga kedamaian, kenyamanan, dan ketenteraman dalam masyarakat. Hal tersebut selaras dengan tema Parluh 2026, “Meneguhkan Jati Diri SH Terate untuk Memperkokoh Solidaritas Organisasi dan Memperkuat Jiwa Nasionalisme.”
Ia menjelaskan bahwa Persaudaraan SH Terate merupakan sebuah paguron yang dikelola berdasarkan nilai ajaran dan persaudaraan, dengan Dewan Pusat sebagai lembaga tertinggi ajaran serta Ketua Umum sebagai pimpinan organisasi. “Tujuan organisasi akan tercapai apabila kita saling bergandeng tangan, jujur, loyal, disiplin, guyub rukun, golong gemolong, menyatu baik secara internal maupun eksternal, dengan filosofi Urip Iku Urub,” pungkasnya.
WAKIL Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya terhadap Mukadimah SH Terate yang sarat nilai luhur. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. “Ini adalah falsafah yang luar biasa. Jika ditanamkan secara konsisten, akan melahirkan generasi yang mampu menjaga martabat bangsa dan negara di mata dunia,” ujarnya.
PARAPATAN Luhur PSHT 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat persaudaraan, soliditas organisasi, serta peran PSHT dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Sebagaimana falsafah yang selalu digaungkan warga PSHT:
“Selama matahari masih terbit dari timur, selama bumi masih dihuni manusia, selama itu pula Persaudaraan Setia Hati Terate akan tetap jaya dan abadi selamanya.” (KR - Saiful Arif/ADV)


.jpeg)

.jpeg)