Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Suasana Alam Asri Jadi Daya Tarik Pengunjung Nikmati Pasar Jadul Sor Pinus


NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Udara sejuk pada pagi hari menyambut pengunjung Pasar Jadul Sor Pinus di kawasan Bumi Perkemahan Gendingan, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Di bawah rimbunan pohon pinus, lapak-lapak warga berjajar menghadirkan suasana pasar jadul yang digelar setiap hari Minggu Kliwon dalam penanggalan Jawa.


Salah satu pengunjung asal Jogorogo, Sri Suwarni mengaku datang bersama keluarganya untuk menikmati makanan tradisional sebagai menu sarapan. Selain berburu kuliner, ia juga ingin merasakan suasana alam yang asri bersama keluarganya di Pasar Jadul Sor Pinus. Kendati menikmati kuliner dan suasana, Sri menyoroti penataan lapak pengunjung yang berjarak. “(Suasananya) bagus. Tapi kayaknya yang jualan itu terlalu mencar gitu ya. Enaknya itu ditata agar pengunjung tidak ke sana kemari,” ujar Sri, Minggu 18 Januari 2026.


Selain penataan lapak, Sri juga menyarankan agar area parkir diperluas sebagai antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung. “Kalau sarannya buat penyelenggara ya mungkin tempat parkirnya diperluas lagi kan takutnya nanti kan ke sananya itu lebih banyak lagi yang mau mengunjungi,” tambahnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sidorejo, Danang Pamungkas, menjelaskan area yang disediakan untuk pedagang sebenarnya cukup luas. Namun, kondisi cuaca dan teknis penataan pada pelaksanaan sebelumnya masih menjadi bahan evaluasi. Ke depan, pihak penyelenggara berencana melakukan pemerataan lahan agar penataan pedagang lebih rapi dan nyaman.  “Untuk pedagang kita sebenarnya punya lokasi agak luas. Kadang kemarin kita sampai sini jam 8 sudah panas. Kedepan untuk penataan pedagang salah satunya, kita ratakan untuk area pedagang,” ujar Danang.


Sementara terkait masukan mengenai area parkir, Danang menyebut penyelenggara telah melakukan penataan dengan meratakan lahan di bagian bawah kawasan Bumi Perkemahan Gendingan. Area tersebut ke depan akan difungsikan sebagai lokasi parkir, sekaligus upaya mengarahkan kendaraan pengunjung agar lebih tertib. “Kemarin kita sudah meratakan lahan bagian bawah bumi perkemahan. Ke depan parkir akan kita masukkan ke sana. Tapi kadang jika masyarakat datang berduyun-duyun banyak parkir di tempat yang dianggap teduh. Tapi kedepan akan kita arahkan ke tempat yang sudah diratakan,” jelas Danang.


Lebih lanjut, Danang menyampaikan Pasar Jadul Sor Pinus merupakan inovasi masyarakat setempat yang mengemas pasar tradisional dengan budaya dan kearifan lokal. Pemilihan lokasi di kawasan Bumi Perkemahan Gendingan, tepatnya di bawah pohon-pohon pinus, dilakukan untuk menghadirkan suasana yang berbeda dari pasar pada umumnya sekaligus menyesuaikan dengan tema pasar jadul yang diusung. “Kita memilih lokasi ini sesuai dengan tema pasar jadul Sor Pinus. Jadi kegiatannya di bawah pohon pinus, biar kelihatan lebih syahdu,” ujar Danang.


Keberadaan Pasar Jadul Sor Pinus di bawah rimbunan pohon pinus menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Perpaduan antara suasana alam, aktivitas pasar, serta keterlibatan warga menjadikan lokasi ini sebagai ciri khas Pasar Jadul Sor Pinus yang terus dikembangkan oleh penyelenggara. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh  RRI Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post