Bulog Madiun Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran, Order SPHP Tembus 200 Ton
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Lonjakan permintaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama Ramadan tidak mengganggu ketersediaan stok di gudang Bulog. Perum Bulog Cabang Madiun memastikan pasokan beras tetap aman hingga Idul Fitri.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menyebut stok beras saat ini mencapai 58.568 ton yang siap digunakan untuk berbagai kebutuhan pemerintah. Stok beras per hari ini ada 58.568 ton. Bisa digunakan untuk SPHP, bantuan pangan maupun kondisi darurat,” ujarnya.
Dalam beberapa bulan terakhir, permintaan beras SPHP meningkat signifikan. Order dari wilayah kerja Bulog Madiun kini mencapai 100–200 ton setiap hari. Lonjakan tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan. “Permintaannya cukup tinggi saat ini,” kata Agung.
Bulog memprediksi puncak permintaan terjadi pada periode dua minggu hingga satu minggu sebelum Lebaran, seiring meningkatnya arus mudik. Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang, Bulog mengintensifkan pemantauan stok di tingkat pengecer.
Distribusi beras SPHP dan Minyakita dilakukan rutin dua kali setiap pekan. Jika stok di pasar mulai menipis, pengecer langsung diminta melakukan pemesanan ulang agar pasokan tetap tersedia. “Prinsipnya, pasar harus selalu ada barangnya,” tegasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)
