Gubernur Jawa Timur Serahkan Berbagai Bantuan Sosial kepada Masyarakat Madiun Lewat Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 H
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan berbagai bantuan sosial dan tali asih kepada masyarakat Kabupaten dan Kota Madiun melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 H.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Muda Graha, Madiun, tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur, kepala OPD terkait, pimpinan BUMD, serta pejabat pemerintah daerah Kabupaten dan Kota Madiun. Kamis (12/3/2026) lalu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat. Selanjutnya penyerahan bantuan dilanjutkan oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, serta para pejabat lainnya.
Berbagai bantuan sosial yang disalurkan antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp900.000 per triwulan, PKH Plus bagi lansia sebesar Rp500.000 per triwulan, bantuan kemiskinan ekstrem sebesar Rp1.500.000, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, hingga tali asih bagi TKSK dan Tagana sebesar Rp1.500.000 per triwulan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan pembinaan jalan Kabupaten Madiun berupa 150 drum aspal, bantuan Program Desa Berdaya, Program Jatim Puspa, pemberdayaan BUMDes, serta bantuan keuangan desa yang masing-masing bernilai hingga ratusan juta rupiah.
Bupati Madiun Hari Wuryanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas berbagai program bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas berbagai program bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Madiun. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi masyarakat.Khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemadirian ekonomi,” ujarnya.
Bupati Madiun Hari Wuryanto, juga menambahkan melalui kegiatan bansos, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Madiun dapat semakin kuat, sehingga program – program kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi bantalan sosial bagi para penerima manfaat, dan khusus untuk kemiskinan ekstrem dapat menjadi bantalan ekonomi bagi mereka,” ungkapnya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menyoroti keberadaan stan produk KIP Jawara (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif Jawa Timur Sejahtera) yang menampilkan produk usaha dari perempuan kepala keluarga yang telah mendapatkan bantuan modal usaha sebelumnya. “Sedangkan di stan-stan ini adalah produk dari KIP Jawara yang didalamnya ada perempuan single parent. Mereka mendapatkan program Rp3 juta pada tahun 2025 dan produk yang dijual di sini merupakan hasil dari program tersebut,” jelasnya.
Melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-YUN/AS)

