Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Bupati Madiun Ikuti Kerja Bakti dalam Peluncuran Gerakan Selamat Asri, Selasa-Jumat Wajib Bersih


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Madiun resmi meluncurkan Gerakan Selamat Asri sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan secara masif. Program tersebut merupakan akronim Selasa dan Jumat Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Peluncuran ditandai dengan kegiatan kerja bakti di SD Desa Kincang dan SMPN 1 Jiwan yang diikuti bupati, wakil bupati, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).


Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional. “Ini memenuhi visi misi kami dan juga edaran dari Pak Presiden untuk mewujudkan Indonesia asri,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026) lalu.


Mas Hari Wur — sapaan akrabnya — menjelaskan, Gerakan Selamat Asri selaras dengan visi Kabupaten Madiun “Bersahaja” yang menekankan aspek bersih, sehat, dan sejahtera. Program ini juga diperkuat dengan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2026 tentang Gerakan Selasa dan Jumat Bersih. “Perbup juga sudah kami sampaikan, sehingga kegiatan ini bisa segera mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja,” jelasnya.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan bersih-bersih tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Seluruh elemen masyarakat diwajibkan terlibat, mulai dari perkantoran, desa, hingga tingkat RT dan RW. “Tidak hanya di sekolah, tapi seluruhnya. Di lingkungan kantor, desa, RT, RW semuanya harus dilakukan,” tegasnya.


Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan menjelang musim kemarau. Kondisi lingkungan yang kotor berpotensi memicu munculnya jentik nyamuk dan berbagai penyakit. Karena itu, kegiatan kerja bakti rutin dinilai sebagai langkah preventif yang efektif. “Kami berharap setiap Selasa dan Jumat bisa melakukan kegiatan bersih-bersih, supaya lingkungan kita juga bersih,” tambahnya.


Pemkab Madiun turut menyiapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi secara berjenjang. Mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga OPD. Pelaksanaan kegiatan juga akan dilaporkan secara berkala ke pemerintah pusat. “Kami pastikan akan tanyakan selalu. Karena setiap dua minggu sekali kita harus menyampaikan laporan ke pusat, termasuk dokumentasinya,” ungkapnya.


Gerakan Selamat Asri merupakan bagian dari tindak lanjut kebijakan nasional pengelolaan sampah. Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah nasional dapat tuntas 100 persen pada 2029. Dengan gerakan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. “Kalau badan kita sehat, lingkungan kita bersih, masyarakat yang kita layani akan merasa nyaman,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar  Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post