Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Khofifah Salurkan Bantuan Rp17,49 Miliar, Warga Madiun Dapat Dukungan Nyata


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat bantalan sosial dan ekonomi masyarakat guna menekan angka kemiskinan di berbagai daerah. Langkah nyata ini diwujudkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa melalui program Sapa Bansos dan penyaluran bantuan sosial terpadu.


Bantuan dengan nilai fantastis tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat Kabupaten dan Kota Madiun di Pendopo Muda Graha pada Kamis, 12 Maret 2026.Berikut adalah rincian lengkap penyaluran bantuan sosial senilai belasan miliar rupiah untuk wilayah Madiun Raya:


Total Bantuan Mencapai Rp17,49 Miliar

Gubernur Khofifah mengalokasikan total dana sebesar Rp17.499.800.000 untuk dua wilayah di Madiun.Dari jumlah tersebut, Kota Madiun menerima kucuran dana sebesar Rp1.479.600.000 untuk berbagai program perlindungan sosial. Sementara itu, alokasi yang jauh lebih besar yakni Rp16.020.200.000 diberikan untuk masyarakat Kabupaten Madiun.

Rincian Alokasi untuk Kota Madiun

Bantuan di Kota Madiun difokuskan pada Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi 506 keluarga penerima manfaat dengan nilai Rp1.012.000.000. Selain itu, dana sebesar Rp162.000.000 disiapkan untuk mengentaskan 108 jiwa dari kemiskinan ekstrem. Penyandang disabilitas, pilar sosial, dan penerima program KIP PPKS Jawara juga turut mendapatkan dukungan dana operasional dari pemerintah.

Fokus Pemberdayaan di Kabupaten Madiun

Kabupaten Madiun menerima alokasi bansos langsung sebesar Rp6.457.200.000 yang menyasar ribuan keluarga penerima PKH Plus dan warga miskin ekstrem. Pemerintah juga memperhatikan kesejahteraan 214 buruh pabrik rokok melalui penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp214.000.000. Selain bansos, dana segar sebesar Rp838.000.000 juga disuntikkan untuk program pemberdayaan desa melalui BUMDes dan Jatim Puspa.

Suntikan Dana Infrastruktur dan Lintas Sektor

Perhatian Pemprov Jatim tidak hanya terbatas pada bantuan tunai perorangan. Terdapat dukungan lintas perangkat daerah untuk pembangunan desa di Kabupaten Madiun dengan total nilai mencapai Rp8.700.000.000. Bahkan, Gubernur Khofifah secara khusus menyerahkan 250 drum aspal untuk mendukung percepatan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Program Spesial KIP Jawara untuk Perempuan

Pemerintah provinsi turut mendorong kemandirian ekonomi perempuan melalui program KIP Jawara yang dirancang khusus bagi orang tua tunggal. Para ibu tunggal yang masuk dalam desil satu hingga empat berhak mendapatkan bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000 per orang. Produk-produk hasil karya para penerima KIP Jawara ini bahkan turut dipamerkan di area pendopo saat acara berlangsung.

Berbagi Berkah dan Tali Asih untuk Warga

Kepedulian sosial semakin terasa saat Gubernur Khofifah membagikan 30 buah Al-Quran cetakan Madinah hadiah dari Raja Salman kepada masyarakat yang hadir. Kegiatan sosial ini ditutup dengan pemberian tali asih dan paket sembako kepada 102 pengemudi becak di sekitar Kantor Bakorwil Madiun. Apresiasi serupa juga diberikan kepada 77 staf Bakorwil Madiun termasuk petugas kebersihan dan keamanan yang telah mengabdi dengan dedikasi tinggi.Kesimpulannya, penyaluran bantuan belasan miliar ini adalah bukti nyata kehadiran negara untuk melindungi kelompok rentan dan menekan angka kemiskinan ekstrem.


Diharapkan suntikan dana dan program pemberdayaan ini tidak hanya menjadi bantalan sosial sementara, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat Madiun Raya secara berkelanjutan.Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS) 

IKLAN

Recent-Post