Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

MCU Rutin Digelar, KAI Daop 7 Pastikan SDM Tetap Prima



MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM)  — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam menjaga kondisi kesehatan seluruh pekerja. Upaya itu diwujudkan melalui pelaksanaan Medical Check Up (MCU) rutin yang mulai digelar Selasa (21/4).


Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah preventif agar seluruh insan KAI tetap dalam kondisi prima, baik fisik maupun mental. Menurutnya, kesehatan pekerja berperan penting dalam menunjang produktivitas sekaligus menjamin keselamatan operasional kereta api. “Pekerja yang sehat akan lebih fokus dan optimal dalam bertugas. Ini berdampak langsung pada kualitas pelayanan dan keamanan perjalanan,” ujarnya. Ia menambahkan, MCU tidak hanya diikuti pegawai, tetapi juga jajaran manajemen hingga Kepala Daerah Operasi.



Untuk memudahkan pelaksanaan, MCU digelar di sejumlah titik, yakni Klinik Mediska Madiun (lokasi lama), Klinik Mediska Blitar, Klinik Mediska Kertosono, serta Laboratorium Sima Kediri. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari registrasi, pengambilan sampel darah dan urin, pengecekan tanda vital, hingga pemeriksaan lanjutan seperti EKG, tes mata, radiologi, serta konsultasi dokter.


Khusus petugas operasional seperti masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi, Polsuska, PPKA, hingga kepala stasiun, juga menjalani tes tambahan berupa audiometri dan pemeriksaan narkoba.



Tohari menegaskan, MCU bukan sekadar rutinitas administratif. Pemeriksaan ini menjadi sarana deteksi dini terhadap potensi penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Selain itu, MCU juga berfungsi memantau kondisi organ vital serta memastikan kesiapan kerja pegawai. “Dengan data medis yang akurat, pekerja bisa lebih sadar menjaga pola hidup sehat, dan perusahaan dapat mengambil langkah pencegahan lebih dini,” jelasnya.


Ia juga mengingatkan pentingnya MCU dilakukan secara berkala setiap enam hingga dua belas bulan saat kondisi tubuh stabil, agar hasil pemeriksaan benar-benar mencerminkan kondisi kesehatan sebenarnya. “Hasil MCU akan menjadi acuan untuk langkah medis berikutnya. Harapannya, lingkungan kerja tetap sehat sehingga standar keselamatan dan kenyamanan pelanggan terus terjaga,” pungkasnya. (KR - Agung Marsudi)

IKLAN

Recent-Post