Program Dana Ketahanan Pangan Desa Nglambangan Fokus Ternak Sapi, Pelaksanaan Ditunda Akibat Wabah Penyakit Hewan
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mengalokasikan Dana Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk pengembangan sektor peternakan sapi sebagai upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.
DIREKTUR BUMDes nglambangan menyampaikan bahwa pemanfaatan dana ketahanan pangan diarahkan pada usaha ternak sapi karena dinilai memiliki nilai ekonomi jangka panjang serta mampu membuka peluang usaha bagi warga. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi pedesaan.
PELAKSANAAN program tersebut dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nglambangan yang berperan sebagai pengelola teknis dan pengembangan usaha. Direktur BUMDes Nglambangan bapak bayu dirgantoro menyatakan pihaknya menyambut program ini dengan penuh antusias karena sejalan dengan visi pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan dan berbasis ketahanan pangan nasional.
PROGRAM Dana Ketapang sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi krisis pangan global. Pemerintah menekankan pentingnya penguatan produksi pangan dan peternakan di tingkat desa agar Indonesia mampu menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
NAMUN demikian, pelaksanaan program ternak sapi di Desa Nglambangan untuk sementara waktu harus ditunda. Penundaan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian menyusul munculnya penyakit hewan ternak yang berpotensi mematikan. Direktur BUMDes bayu dirgantoro menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga keberlanjutan program serta meminimalkan risiko kerugian ekonomi bagi desa dan masyarakat.
PEMERINTAH desa berharap program ketahanan pangan ini dapat segera direalisasikan kembali setelah situasi kesehatan hewan dinyatakan aman, sehingga tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional dapat tercapai secara optimal. (KR - Saiful Arif)

