Program Ketahanan Pangan Desa Pilangrejo Fokus Penggemukan Kambing, Dorong Ekonomi Warga
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mengalokasikan dana ketahanan pangan (ketapang) untuk program penggemukan kambing sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program ini dikelola oleh BUMDes Mutiara Tani Pilangrejo dengan total anggaran sebesar Rp159.310.000 yang dicairkan dalam dua termin.
PENCAIRAN tahap pertama dilakukan pada bulan Desember sebesar Rp54.480.000, disusul termin kedua sebesar Rp104.830.000. Setelah dana diterima, BUMDes langsung bergerak cepat dengan membangun kandang ternak, melakukan pembelian sebanyak 30 ekor kambing, serta menyewa lahan milik warga dengan biaya Rp1 juta. Selain itu, sebagian anggaran juga digunakan untuk penanaman pakan ternak senilai Rp2,5 juta guna mendukung keberlanjutan usaha peternakan tersebut.
DIREKTUR BUMDes Mutiara Tani Pilangrejo, Suwadi, menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga sebagai investasi ekonomi desa yang berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang terstruktur dan berbasis potensi lokal, diharapkan usaha penggemukan kambing ini mampu memberikan hasil yang optimal serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
KEPALA Desa Pilangrejo, Lasikin, menyambut program ini dengan penuh antusias. Ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan kebijakan strategis yang sejalan dengan arahan pemerintah pusat, termasuk dari Prabowo Subianto, dalam memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, program ini menjadi langkah nyata dalam menggerakkan ekonomi berbasis desa.
DENGAN adanya program ketapang ini, masyarakat Desa Pilangrejo diharapkan dapat merasakan dampak langsung berupa peningkatan pendapatan dan terbukanya lapangan kerja baru. Pemerintah desa optimistis bahwa pengelolaan dana yang tepat sasaran melalui BUMDes akan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa. (KR - Saiful Arif)


