Program Ketapang Dorong Ekonomi Warga, Desa Muneng Bangun Dua Titik Sumur Dalam untuk Pengairan Sawah
PEMBANGUNAN dua titik sumur dalam tersebut dirancang dengan jaringan pengairan sepanjang kurang lebih 800 meter. Setiap titik sumur diproyeksikan mampu mengairi lahan persawahan seluas 12 hektare, sehingga total manfaatnya sangat besar bagi para petani di wilayah setempat.
KEBERADAAN sumur dalam ini menjadi solusi atas persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, yakni keterbatasan air saat musim kemarau maupun ketidakpastian pasokan irigasi. Dengan adanya program tersebut, para petani kini tidak lagi terlalu khawatir mengenai kebutuhan air untuk sawah mereka.
KEPALA Desa Muneng, Agus, menyampaikan antusiasmenya terhadap pelaksanaan Program Ketapang yang dinilai sangat membantu peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan warga desa. Pengelolaan program dilakukan melalui BUMDes Maju Makmur yang juga membentuk unit usaha baru sebagai langkah penguatan ekonomi desa. Direktur Ria Anindita menyatakan optimistis program ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat.
MENURUTNYA, ketersediaan air yang memadai akan meningkatkan hasil panen petani, memperkuat ketahanan pangan desa, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis sektor pertanian. Masyarakat Desa Muneng pun menyambut baik program tersebut karena manfaatnya dirasakan langsung. Mereka berharap program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak desa yang merasakan dampak pembangunan dan peningkatan ekonomi secara berkelanjutan. (KR - Saiful Arif)


