Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja dalam Peringatan May Day 2026 di Ngawi


NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Ngawi berlangsung meriah sekaligus penuh makna. Dalam momentum ini, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja yang meninggal dunia sebagai bentuk komitmen perlindungan sosial tenaga kerja.


Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” serta tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur ketenagakerjaan. Mulai dari serikat pekerja, perusahaan, pemerintah daerah, hingga instansi terkait seperti perbankan, PT Pos, dan Baznas. Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD, Kapolres, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta pimpinan perusahaan. Ribuan pekerja dari berbagai perusahaan turut ambil bagian dalam kegiatan yang diawali dengan jalan sehat bersama.


Tak hanya itu, peringatan May Day juga diramaikan dengan berbagai layanan sosial. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta bazar UMKM yang dimanfaatkan pekerja dan masyarakat umum. Pada panggung utama, selain hiburan dan pembagian doorprize, dilakukan pula penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan serta bantuan sosial dari Baznas.


Santunan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ngawi, Setyoningsih. Santunan pertama diberikan kepada ahli waris almarhumah Tutik Yuliani, karyawati PT Dewi Murni Abadi, dengan total Rp133.515.630. Rinciannya meliputi Jaminan Kematian Rp42 juta, Jaminan Hari Tua Rp20.104.230, Jaminan Pensiun Rp411.400 per bulan, serta beasiswa satu anak senilai Rp71 juta. Selanjutnya, santunan diberikan kepada ahli waris almarhum Ismadi, karyawan CV Garuda, dengan total Rp178.879.390.  Manfaat tersebut terdiri dari Jaminan Kematian Rp42 juta, Jaminan Hari Tua Rp16.879.390, serta beasiswa untuk dua anak sebesar Rp120 juta.


Kepala BPJS Ketenagakerjaan Ngawi, Setyoningsih, menjelaskan bahwa santunan tersebut merupakan hak peserta yang terdaftar dan aktif dalam program BPJS Ketenagakerjaan.  Perlindungan yang diberikan mencakup berbagai risiko, mulai dari kematian, hari tua, hingga pensiun. Ia menambahkan, seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ngawi turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan May Day, seperti jalan sehat, donor darah, hingga layanan kesehatan gratis. “Melalui program ini, kami memastikan pekerja dan keluarganya tetap mendapatkan perlindungan dan manfaat yang layak,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun, Sevy Renita Setyaningrum, mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam peringatan May Day di Ngawi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci terciptanya hubungan industrial yang harmonis. “Momentum ini diharapkan menjadi ruang aspirasi bagi pekerja, sekaligus mencerminkan kuatnya kolaborasi seluruh elemen ketenagakerjaan di Kabupaten Ngawi,” tandasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post