BUMDes Klecorejo Kelola Dana Ketahanan Pangan untuk Budidaya Jagung, Dorong PAD dan Ekonomi Desa
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Program ketahanan pangan nasional terus digerakkan hingga tingkat desa sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan menjaga kemandirian pangan. Di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan, dana ketahanan pangan (Ketapang) dimanfaatkan untuk budidaya tanaman jagung yang dikelola oleh BUMDes Mandiri Sejahtera.
PROGRAM tersebut dikelola langsung oleh Direktur Ahmad Prayoga dengan total anggaran sebesar Rp161.550.000. Kegiatan dimulai sejak Januari dan memasuki masa panen pada Maret 2026.
LAHAN kas desa yang sebelumnya sempat terbengkalai kini dioptimalkan melalui pembangunan fasilitas sumur dalam dan pengelolaan lahan seluas 1 hektare untuk penanaman jagung. Dari panen perdana, program ini berhasil menghasilkan sekitar 1 ton jagung.
MESKI hasil panen masih tergolong tahap awal karena program baru dimulai, capaian tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memanfaatkan aset desa secara produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
AGUS SUBIAKTO menegaskan pihaknya sangat berhati-hati dalam mengelola keuangan BUMDes agar usaha desa tetap sehat dan tidak mengalami kerugian. Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penggerak ekonomi desa, sehingga setiap anggaran harus dikelola secara profesional dan transparan.
IA juga menyampaikan antusiasmenya terhadap program ketahanan pangan yang menjadi perhatian pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan dari Pemerintah Desa Klecorejo turut menjadi motivasi besar bagi pengurus BUMDes dalam menjalankan amanah tersebut.
DENGAN pengelolaan yang terukur dan berkelanjutan, Desa Klecorejo diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana dana ketahanan pangan mampu diubah menjadi kekuatan ekonomi riil yang berdampak langsung bagi masyarakat desa. (KR - Saiful Arif)


