Program Bagi Hasil Cukai Tembakau Dorong Ekonomi Peternak di Madiun, Tiga Kelompok Ternak Domba Mulai Berkembang
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Kabupaten Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui program bantuan ternak yang bersumber dari Anggaran Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Program tersebut disalurkan kepada tiga kelompok ternak di wilayah Kabupaten Madiun sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan peternak.
TIGA kelompok penerima bantuan tersebut yakni kelompok Peternak Bolo, Peternak Bodag, dan Peternak Ngranget yang berada di kecamatan berbeda di wilayah Kabupaten Madiun. Masing-masing kelompok menerima bantuan sebanyak 143 ekor domba melalui Dinas Peternakan Kabupaten Madiun.
PROGRAM bantuan ternak ini disambut antusias oleh masyarakat desa. Kehadiran bantuan domba dinilai menjadi harapan baru bagi warga untuk memperkuat ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi pedesaan. Selain memberikan nilai ekonomi, ternak domba juga dianggap sebagai “rojo koyo” atau simbol kekayaan masyarakat Jawa yang memiliki nilai sosial dan budaya tinggi.
KEPALA Dinas Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, menjelaskan bahwa bantuan diberikan berdasarkan proposal yang diajukan kelompok ternak melalui dinas terkait. Ia berharap bantuan tersebut dapat berkembang dan memberi dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat. “Pemerintah berharap bantuan ternak ini mampu berkembang dan menjadi penggerak ekonomi kelompok maupun keluarga peternak. Program ini diprioritaskan bagi wilayah penghasil tembakau sebagai bagian dari pemanfaatan dana bagi hasil cukai tembakau,” ujar Paryoto.
MENURUT para anggota kelompok ternak, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, namun juga mempererat kerukunan antarwarga melalui sistem pengelolaan ternak secara bersama-sama. Saat ini sebagian domba bantuan bahkan sudah mulai berkembang biak dan melahirkan anak, yang menjadi indikator awal keberhasilan program pemerintah daerah tersebut.
KETUA Kelompok Ternak Desa Ngranget kec.dagangan, Warsito, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima kelompoknya. Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat desa dalam meningkatkan penghasilan keluarga. “Dengan adanya bantuan ini masyarakat merasa terbantu. Domba-domba yang diberikan mulai berkembang sehingga memberi harapan besar untuk peningkatan ekonomi keluarga ke depan,” ungkap Warsito.
PROGRAM bantuan ternak berbasis DBHCHT ini juga dinilai selaras dengan agenda ketahanan pangan nasional. Pemerintah daerah berharap sektor peternakan rakyat mampu menjadi salah satu fondasi ekonomi desa yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Madiun. (KR - Saiful Arif)



