Program Live In Desa Wisata Ngawi Tarik Antusiasme Ratusan Pengunjung
NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Sebanyak 140 wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia merasakan pengalaman berbeda saat berkunjung ke Ngawi. Mereka tidak menginap di hotel atau penginapan komersial, melainkan tinggal bersama warga di Desa Girikerto dan Pandansari, Kecamatan Sine. Pengalaman tersebut dikemas dalam program Jajal Wae Trip yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (29/5/2026) lalu.
Mengusung konsep Pulang Kampung, kegiatan ini mengajak wisatawan merasakan langsung kehidupan masyarakat pedesaan dengan segala kearifan lokal yang dimiliki.Peserta datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa, Bali, hingga Lombok. Selama berada di desa, mereka membaur dengan warga dan menjalani aktivitas yang biasa dilakukan masyarakat setempat.
Program tersebut diinisiasi Dreamdelion, yayasan pemberdayaan masyarakat yang didirikan pemuda asal Ngawi, Aryo Dwi Harprayudi.“Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2022 dengan total hampir 20 kali trip. Kolaborasi di Desa Girikerto ini gelaran ke-9, sedangkan bagi Desa Pandansari merupakan yang pertama,” ujar Aryo, kemarin (31/5).
Selama mengikuti kegiatan, para wisatawan diajak menikmati kuliner rumahan khas desa, menjelajahi hutan melalui kegiatan trekking, hingga menikmati hamparan kebun teh yang menjadi daya tarik kawasan lereng Gunung Lawu. Tak hanya itu, peserta juga mengikuti berbagai workshop yang dikelola pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Melalui kegiatan tersebut, wisatawan dapat mengenal lebih dekat budaya, keterampilan, dan potensi ekonomi masyarakat desa. Aryo menjelaskan, warga yang menjadi tuan rumah telah mendapatkan pelatihan khusus sebelum program berlangsung. Mulai dari cara menerima tamu hingga menyiapkan kamar yang layak bagi wisatawan. “Makanan dan fasilitas kamar disesuaikan dengan apa yang ditinggali warga demi memberikan kesan otentik,” katanya.
Konsep wisata berbasis masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Menurut Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Jajal Wae Trip menjadi contoh kolaborasi positif antara kelompok sadar wisata (Pokdarwis), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan generasi muda dalam mengembangkan potensi daerah.
Selain memberikan pengalaman unik bagi wisatawan, program tersebut dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat desa sekaligus menjadi sarana promosi wisata Ngawi secara lebih luas. “Ini bisa memperkenalkan Ngawi secara luas, tidak hanya dari sisi wisatanya, tetapi juga bagaimana ekonomi masyarakatnya berkembang,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)

