Pelatihan Paskibraka Kabupaten Madiun 2026 Resmi Dimulai, 76 Peserta Siap Kibarkan Sang Saka
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Sebanyak 76 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Madiun Tahun 2026 resmi memasuki masa pelatihan dan karantina. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun Sigit Budiarto di Alun-alun Reksogati Caruban, Selasa (28/7/2026) lalu. Hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Madiun Hestu Wiradriawan, jajaran pelatih dari TNI-Polri, DanKi, DanTon, pengawal Paskibraka, serta seluruh calon anggota Paskibraka Kabupaten Madiun.
Dalam laporannya, Kepala Bakesbangpol Hestu Wiradriawan menyampaikan, pelatihan bertujuan menyiapkan pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berjiwa Pancasila, disiplin, dan berwawasan kebangsaan. Sebanyak 76 peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Madiun. Selain itu, terdapat dua siswa yang telah terpilih sebagai calon anggota Paskibraka Provinsi Jawa Timur.
Hestu Wiradriawan menjelaskan, proses seleksi berlangsung secara bertahap sejak Februari hingga Mei 2026. Dari total 453 pendaftar, tersaring 78 peserta pada tahap akhir, kemudian dua di antaranya ditetapkan mewakili Kabupaten Madiun di tingkat Provinsi Jawa Timur, sehingga tersisa 76 peserta untuk bertugas di tingkat kabupaten. “Pelatih berasal dari Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun, dan Sub Garnisun Tetap 0803 Madiun,” ujarnya.
Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto mengapresiasi semangat para peserta yang telah berhasil lolos dari ratusan pendaftar. Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Pelatihan ini bukan sekadar latihan fisik dan baris-berbaris, tetapi juga menanamkan jiwa nasionalisme, kepahlawanan, disiplin, dan tanggung jawab. Kalian adalah calon pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan masa karantina selama 18 hari untuk menempa mental, meningkatkan kedisiplinan, serta mematuhi seluruh arahan pelatih. “Jalankan amanah ini dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, dan tunjukkan kepada masyarakat Kabupaten Madiun bahwa kalian mampu mengibarkan Merah Putih dengan gagah pada 17 Agustus mendatang,” katanya.Usai memberikan sambutan, Sekda secara simbolis membuka pelatihan dan karantina Paskibraka Tahun 2026 dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada salah seorang pelatih.
Sementara itu, Hestu Wiradriawan berharap para peserta dapat menjadi teladan di sekolah masing-masing sekaligus menjadi motivator bagi adik-adik tingkat SMP untuk mengikuti jejak mereka sebagai calon anggota Paskibraka. Menurutnya, keberhasilan menjadi anggota Paskibraka bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan daerah.Pelatihan dan karantina Paskibraka Kabupaten Madiun akan berlangsung hingga menjelang Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 dengan dukungan lintas instansi, meliputi TNI, Polri, Cogartap, Lanud Iswahjudi, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, jajaran puskesmas, serta organisasi perangkat daerah terkait. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)








