Sepasma 2026 Resmi Dibuka, Kabupaten Madiun Perkuat Ekonomi Rakyat dan Lestarikan Budaya di Hari Jadi ke-458
MADIUN (KR) Semangat peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun semakin terasa dengan dibukanya Sepasma 2026 (Sepasar ing Madiun) Zona Tengah di Lapangan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Rabu (1/7/2026) malam. Agenda tahunan ini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi instrumen strategis Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal.
SEPASMA Zona Tengah berlangsung selama 1–7 Juli 2026 dengan melibatkan lima kecamatan, yakni Kecamatan Madiun, Sawahan, Wonoasri, Wungu, dan Kare. Ribuan warga memadati lokasi pembukaan untuk menyaksikan rangkaian acara yang diawali dengan prosesi tabuh gong oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.
PEMBUKAAN berlangsung meriah dengan penampilan artis dangdut Cak Sodiq bersama OM Savana. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa dari lima kecamatan yang terlibat.
CAMAT Madiun, Muksin Harjoko, mengatakan Sepasma merupakan momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal sekaligus menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari dialog ekonomi kreatif, pameran UMKM, lomba karawitan tingkat SD hingga SMK, seleksi pencak silat seni, hingga pertunjukan campursari Guyon Maton bersama Cak Percil.
"SEPASMA merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun yang diharapkan berjalan lancar, aman, tertib, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
SEMENTARA itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Sepasma menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru.
"SEPASMA diharapkan mampu mengungkit perekonomian masyarakat Kabupaten Madiun. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi media pelestarian budaya melalui berbagai perlombaan seni tradisional dan pertunjukan budaya yang melibatkan generasi muda," kata Hari Wuryanto.
IA juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pembangunan daerah agar Pemerintah Kabupaten Madiun dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan ekonomi, serta mewujudkan Kabupaten Madiun yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
MELALUI penyelenggaraan Sepasma 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun menunjukkan komitmennya menjadikan peringatan Hari Jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat identitas budaya, membangkitkan ekonomi kerakyatan, serta mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Madiun menuju masa depan yang lebih sejahtera. (KR-SAIFUL ARIF)
