Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Subuh Bergerak Jadi Wadah Serap Aspirasi, Pemdes Karanggupito Dekatkan Pelayanan ke Warga


NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Karanggupito, Kecamatan Kendal, dalam perencanaan pembangunan desa di berbagai sektor membutuhkan banyak masukan dari masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan Subuh Bergerak yang berlangsung pada Jumat (17/7) di Masjid Nurul Iman, Pemdes memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang jaring aspirasi.


Kepala Desa Karanggupito, Bambang Suryo Saputro, menyebut kegiatan ini menggabungkan antara ibadah, pendekatan sosial, komunikasi publik, dan pelayanan masyarakat secara langsung di waktu subuh."Bersama kami mendengar keluhan, masukan, atau kondisi nyata desa/lingkungan," ujarnya.Bambang menyebutkan, diskusi santai dilaksanakan seusai salat subuh untuk membahas isu lokal, seperti perbaikan infrastruktur.


Kepala Desa Karanggupito, Bambang Suryo Saputro berharap kegiatan ini menjadikan Pemdes terasa lebih hadir, responsif, dan humanis. Keluhan warga tidak perlu menunggu jam kantor, sebab masalah sederhana bisa langsung ditangani hari itu juga. "Sekaligus memakmurkan masjid dan mempererat tali silaturahmi," katanya.


Kegiatan tersebut dikemas secara runtut dan efisien agar tidak mengganggu aktivitas warga yang hendak bekerja di pagi hari.Bambang optimistis langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa karena kepemimpinan yang hadir secara langsung dan transparan. "Kepercayaan (public trust) adalah modal sosial paling berharga bagi kami. Ketika kepercayaan masyarakat tinggi, partisipasi warga dalam pembangunan akan meningkat secara otomatis," jelasnya. Lebih lanjut, Bambang juga menyampaikan pentingnya membangun desa tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi karakter dan budaya masyarakat.


Oleh karena itu, Kepala Desa Karanggupito, Bambang Suryo Saputro mengajak seluruh warga Karanggupito untuk bersama-sama membangun peradaban melalui pembentukan karakter. Sementara itu, Camat Kendal, Sofwan Ahmadi, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus berupaya memperkuat sinergi antara pembangunan spiritual, sosial, dan lingkungan.


Selain mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, program ini juga sejalan dengan isu pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. "Subuh Bergerak juga menjadi ajang evaluasi program, termasuk Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB) guna menjaga kesuburan tanah serta meningkatkan ketahanan pangan daerah," pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)

IKLAN

Recent-Post