Tekan Risiko Kecelakaan di Perlintasan, KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi di Sekolah
TULUNGAGUNG (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat budaya keselamatan perkeretaapian melalui edukasi kepada pelajar. Kali ini, sosialisasi digelar selama dua hari, Rabu-Kamis (15-16/7), di SMKN 1 Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan tersebut diikuti 624 siswa dan 22 guru pembina. Edukasi difokuskan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api, terutama di wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Dalam sosialisasi itu, tim KAI Daop 7 Madiun bersama personel Pengamanan (PAM) memperkenalkan tugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) sekaligus memberikan pemahaman mengenai aturan keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Para siswa juga diingatkan mengenai bahaya bermain di sekitar rel, pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, serta disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang yang sebagian besar dipicu rendahnya kesadaran pengguna jalan. "Kami terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar membangun kesadaran sejak dini terkait bahaya bermain di sekitar jalur kereta api. Jalur kereta api bukanlah area untuk beraktivitas selain kepentingan operasional. Disiplin saat melintasi perlintasan sebidang juga menjadi kunci utama keselamatan bersama," ujarnya.
Selain menyasar siswa, KAI juga mengajak pihak sekolah berperan aktif dalam menanamkan budaya keselamatan. Guru diharapkan rutin mengingatkan peserta didik agar tidak beraktivitas di sekitar rel kereta api serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan yang dapat membahayakan perjalanan kereta.
Menurut Tohari, keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara KAI, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan transportasi yang aman dan andal. "Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak sekolah, untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk nyata kontribusi dalam menciptakan transportasi yang aman dan andal," tegasnya.
KAI Daop 7 Madiun memastikan program edukasi keselamatan akan terus dilaksanakan secara berkala di sekolah maupun kawasan yang berada di sekitar jalur kereta api, khususnya wilayah dengan tingkat risiko tinggi. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api. (KR - Agung Marsudi)




.jpeg)