Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Wabup Madiun Buka Pengesahan Warga Baru Ki Ageng Pandan Alas, Jaga Kamtibmas dan Bidik Prestasi



MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Keluarga Persilatan Ki Ageng Pandan Alas resmi memulai prosesi pengesahan warga baru tahun 2026. Acara sakral yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, di Padepokan Pusat Ki Ageng Pandan Alas, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jumat (3/7/2026) lalu.


PROSESI ini dihadiri oleh jajaran petinggi organisasi, di antaranya Ketua Umum Keluarga Persilatan Ki Ageng Pandan Alas, Taufiek Yudhi Bhirawa, S.H., M.H., serta Sesepuh Perguruan, Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun sekaligus perwakilan IPSI Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si., perwakilan Forkopimda Kab. Madiun, bersama jajaran Forkopimcam Kare, dan personel gabungan TNI-Polri guna memastikan kekhidmatan jalannya acara. Momemtum sakral ini juga menjadi simbol kuatnya persaudaraan lintas organisasi di Bumi Kampung Pesilat. Hal ini tercermin dari kehadiran para ketua umum dari 14 perguruan pencak silat yang bernaung di bawah wadah sinergis “Kampoeng Pesilat Kabupaten Madiun”.



DALAM sambutannya, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi memberikan ucapan selamat sekaligus wejangan moral yang mendalam kepada para calon warga yang akan segera disahkan. Beliau menekankan pentingnya mengamalkan ilmu silat untuk kemaslahatan masyarakat luas. “Sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna serta bermanfaat bagi orang lain. Jadilah pendekar yang sejati, yang mampu menjaga diri, menjaga keamanan lingkungan, serta membela negeri kita Indonesia tercinta,” tegas Wabup.



PEMERINTAH Kabupaten Madiun menaruh harapan besar terhadap keberadaan 14 perguruan pencak silat di wilayahnya yang terdiri dari 8 perguruan pusat Madiun dan 6 perguruan cabang. Sinergi dan kondisi guyub rukun antar organisasi dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).



LEBIH dari sekadar menjaga kondusivitas, dr. Purnomo Hadi optimistis bahwa harmonisasi dan kekayaan budaya pencak silat ini mampu menjadi magnet pariwisata berbasis budaya (culture tourism) yang dapat menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah ke Kabupaten Madiun. Di akhir arahannya, Wabup juga menantang para pendekar muda untuk mentransformasikan kemampuan bela diri menjadi prestasi yang membanggakan di gelanggang olahraga. “Kami berharap para atlet dan pendekar dari seluruh perguruan, termasuk Ki Ageng Pandan Alas, dapat terus mengukir prestasi di kancah nasional hingga internasional demi mengharumkan nama Kabupaten Madiun,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post