Hadapi Kemarau, Pemkab Madiun Bangun 30 Sumur Bor di 15 Kecamatan untuk Cegah Kekeringan
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemkab Madiun mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Salah satunya dengan membangun 30 titik sumur bor yang akan tersebar di 15 kecamatan untuk membantu petani di wilayah rawan kekeringan.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, kunci menghadapi musim kemarau bukan hanya bergantung pada ketersediaan air, tetapi juga bagaimana mengelolanya secara efektif dan efisien. "Tinggal bagaimana memanajemen air agar efektif dan efisien," ujarnya, Selasa (4/8/2026) lalu.
Menurut Hari, Kabupaten Madiun memiliki potensi sumber daya air yang cukup melimpah. Karena itu, ancaman kekeringan lebih banyak dipengaruhi tata kelola air dibandingkan keterbatasan sumber air. Ia menekankan pentingnya menahan air hujan melalui embung dan jaringan irigasi agar dapat dimanfaatkan saat musim kemarau. Selain itu, fungsi embung seperti Dawuhan, Notopuro, Saradan, dan Wates juga harus terus dijaga. "Air jangan sampai mubazir, harus bisa dimanfaatkan saat kemarau," tegasnya.
Sebagai bentuk antisipasi, Pemkab Madiun juga mengalokasikan bantuan pembangunan 30 titik sumur bor yang akan disebar di wilayah rawan kekeringan. Penentuan lokasi disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. "Penyebarannya disesuaikan kondisi lapangan dan diupayakan merata," jelas Hari.
Langkah tersebut dilakukan menyusul hasil pemetaan sementara yang menunjukkan sekitar 71 desa di Kabupaten Madiun berpotensi terdampak kekeringan saat fenomena El Nino apabila tidak dilakukan upaya pencegahan. "Ini masih potensi, bisa dicegah dengan langkah preventif," ujarnya.
Meski demikian, Pemkab Madiun tetap optimistis produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Bupati menargetkan produktivitas padi naik dari kisaran 6,8–7,2 ton menjadi 10 ton per hektare melalui dukungan ketersediaan air, pupuk, serta sinergi berbagai pihak. "Kalau daerah lain bisa, Madiun juga harus bisa," pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)
