Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Lewat "Bahana Bersahaja", Pemkab Madiun Perkuat Pelayanan dan Empati Sosial di Desa


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memberikan pelayanan langsung dan menyerap aspirasi warga secara transparan melalui program unggulan Bahana Bersahaja (Bakti Harmoni Madiun Bersahaja). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Rabu dan Kamis, (19-20/8/2026) lalu di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.



Ditemui usai melaksanakan kegiatan pemuharan RTLH, Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menjelaskan bahwa program ini diselenggarakan bersama oleh jajaran Pemkab Madiun di bawah kepemimpinan Bupati Hari Wuryanto beserta Forkopimda dan OPD terkait serta stakeholder lainnya. Melalui agenda menginap di kediaman warga, pimpinan daerah dapat merespons langsung kebutuhan real masyarakat setempat.



Selama dua hari pelaksanaan, beragam agenda pelayanan publik dan kegiatan sosial diselenggarakan untuk mendukung kesejahteraan warga Desa Teguhan yaitu silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga dan senam bersama ibu-ibu Dharma Wanita serta PKK, sarasehan untuk penampungan aspirasi warga, dan hiburan rakyat dengan menghadirkan pelawak kondang H. Muhammad Syakirun (Kirun). 



Selain itu juga ada kunjungan sosial ke 5 rumah warga yang sedang mengalami musibah sakit (seperti stroke) atau lansia yang hidup sendiri untuk memberikan dukungan moral dan bantuan, perbaikan saluran drainase tertutup oleh Dinas PU agar tidak mengurangi lebar jalan, serta pemugaran 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kemudian, juga ada 33 jenis layanan lainnya yang diboyong ke Desa Teguhan termasuk sertifikasi UMKM, sertifikasi halal, pemeriksaan kesehatan gratis oleh dokter spesialis dari RSUD Dolopo, hingga layanan dari pihak Kepolisian/Polres.



Dalam keterangannya, Purnomo Hadi memberikan apresiasi tinggi terhadap besarnya semangat kebersamaan masyarakat Desa Teguhan. Salah satu momen yang disorot adalah partisipasi warga pada pemugaran rumah milik Pak Tomo. Meskipun alokasi dana stimulan perbaikan awal sebesar Rp25 juta, antusiasme dan empati sosial warga serta pemerintah desa membuat rumah tersebut dibongkar total dan dibangun kembali dari nol secara gotong royong.



Selain itu, Wabup Madiun juga memuji potensi kreativitas dan kearifan lokal Desa Teguhan yang dinilai sangat hidup, mulai dari basis Kampung Pesilat, seni drum band anak-anak, kesenian Dongkrek, hingga pertunjukan Reog. “Prinsipnya, manusia adalah makhluk sosial yang harus saling berkolaborasi, bersinergi, dan memberi manfaat bagi sesama. “Khairunnas anfauhum linnas”, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Purnomo Hadi. 



Terkait seluruh aspirasi yang telah ditampung selama kegiatan sarasehan, Pemkab Madiun akan segera menindaklanjuti dan membahasnya bersama OPD terkait sesuai dengan tata kelola administrasi serta regulasi yang berlaku demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun.


Pada kesempatan yang sama, TP PKK Kabupaten Madiun juga melaksanakan kegiatan kunjungan ke Lansia untuk memberikan santunan, kunjungan ke Posyandu, Ibu Hamil, kunjungan Literasi siswa SD, pengelolaan sampah, membatik, PTP, peninjauan UMKM. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-YUN/AS)

IKLAN

Recent-Post