Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Desa Bolo Perkuat Harmonisasi Satu Rumah Satu Pohon, 150 Alpukat Miki Ditanam pada Tahap Kedua


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Desa Bolo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, terus memperkuat gerakan lingkungan dan ketahanan pangan melalui program Harmonisasi Satu Rumah Satu Pohon. Pada tahap kedua yang dilaksanakan Agustus 2026, Desa Bolo menyalurkan dan menanam sebanyak 150 pohon alpukat varietas Miki di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun budaya menanam yang berkelanjutan.


Program Satu Rumah Satu Pohon merupakan gerakan Pemerintah Kabupaten Madiun yang mendorong setiap rumah tangga memiliki sedikitnya satu pohon produktif atau tanaman buah. Gerakan ini tidak sekadar bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, mendukung pemenuhan gizi masyarakat, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, serta membuka peluang nilai tambah ekonomi melalui hasil tanaman produktif.


Kepala Desa Bolo, Jaka Mianto, menegaskan bahwa pemerintah desa memberikan dukungan terhadap program yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pertanian tersebut. Menurutnya, penanaman 150 alpukat Miki pada tahap kedua diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan penanaman bibit, tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan secara konsisten hingga menghasilkan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekologis sekaligus manfaat pangan dan ekonomi dari tanaman yang tumbuh di lingkungan rumah masing-masing.



Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa halaman dan lingkungan rumah dapat dimanfaatkan sebagai ruang produktif. Selain alpukat, masyarakat didorong mengembangkan berbagai tanaman buah maupun tanaman produktif lainnya seperti mangga dan tanaman keras. Semakin banyak pohon produktif yang tumbuh, semakin besar pula kontribusinya terhadap penghijauan lingkungan, ketersediaan pangan keluarga dan potensi sumber pendapatan masyarakat pada masa mendatang.


Pemerintah Desa Bolo berharap Harmonisasi Satu Rumah Satu Pohon mampu menjadi budaya baru yang terus diwariskan dan dikembangkan masyarakat. Melalui penanaman 150 alpukat Miki tahap kedua, program tersebut tidak hanya menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, tetapi juga menanam investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan warga. Gerakan dari setiap rumah inilah yang diharapkan mampu membangun desa yang lebih hijau, produktif dan mandiri secara berkelanjutan. (KR - Saiful Arif)

IKLAN

Recent-Post