Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Madiun Panen Raya! Produksi Padi 2025 Tembus 480 Ribu Ton


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Kinerja produksi padi Kabupaten Madiun menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Luas panen mencapai 82.826 hektare atau meningkat 12,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya, diikuti produksi yang menembus 480.264 ton gabah kering giling (GKG).


Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Kabupaten Madiun, luas panen padi bertambah 9.406 hektare. Pada 2024, luas panen tercatat 73.420 hektare sebelum meningkat menjadi 82.826 hektare pada 2025. ’’Luas panen padi pada 2025 mencapai 82.826 hektare,’’ ungkap Kepala BPS Kabupaten Madiun Wisma Eka Nurcahyanti, Selasa (1/9/2026) lalu.


Bertambahnya luas panen berjalan beriringan dengan peningkatan produksi padi Kabupaten Madiun. Sepanjang 2025, produksi mencapai 480.264 ton GKG atau bertambah 42.805 ton dibandingkan 2024 yang tercatat 437.458 ton GKG. Secara persentase, produksi padi meningkat 9,79 persen dalam setahun. ’’Produksi padi pada 2025 mengalami kenaikan sebanyak 42.805 ton atau 9,79 persen,’’ beber Wisma. Tren serupa terlihat pada produksi beras yang dikonversikan untuk konsumsi pangan penduduk. Produksi beras pada 2025 mencapai 277.314 ton, naik 24.717 ton atau 9,79 persen dibandingkan 2024 yang sebanyak 252.597 ton. ’’Dengan demikian, peningkatan produksi tidak hanya tercermin pada gabah, tetapi juga pada potensi ketersediaan beras untuk konsumsi masyarakat,’’ imbuhnya.



BPS Kabupaten Madiun mencatat April menjadi puncak panen sepanjang 2025. Luas panen pada bulan tersebut mencapai 11.781 hektare dengan produksi padi sebanyak 69.944 ton GKG. Sebaliknya, produksi terendah terjadi pada Februari dengan sekitar 5.208 ton GKG. ’’Produksi terendah tercatat pada Februari, yakni sekitar 5.208 ton GKG,’’ imbuh Wisma. 


Penghitungan luas panen padi dilakukan BPS menggunakan metode Kerangka Sampel Area (KSA). Metode tersebut memanfaatkan pengamatan berbasis citra satelit dan titik sampel untuk mengestimasi luas panen secara objektif. Sementara itu, produktivitas padi per hektare dihitung melalui Survei Ubinan dengan basis sampel KSA. Data tersebut menjadi dasar penghitungan produksi padi Kabupaten Madiun. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post