Aktivitas Usaha KDKMP Madiun Positif, Transaksi Sudah Tembus Rp576 Juta
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Aktivitas ekonomi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Madiun mencatatkan pergerakan positif. Meskipun fisik gerai atau toko koperasi hingga kini belum resmi beroperasi, nilai transaksi KDKMP di wilayah tersebut tercatat telah menembus angka Rp576 juta.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop-UM) Kabupaten Madiun, melalui Kepala Bidang Koperasi, Citra Noviyanto. menjelaskan bahwa tingginya angka transaksi ini dipicu oleh aktivitas bisnis yang sudah berjalan dari cikal bakal koperasi tersebut sebelum bertransformasi menjadi KDKMP.
Lebih lanjut Citra Noviyanto, menuturkan, sebagian besar lembaga yang kini beralih menjadi KDKMP sebelumnya merupakan Koperasi Wanita (Kopwan) yang sudah aktif menjalankan kegiatan usaha, terutama di unit simpan pinjam. “Meskipun secara fisik gerai atau tokonya belum beroperasi, aktivitas unit usaha lama yang dimiliki koperasi tetap berjalan. Seiring dengan pembentukan KDKMP, fokus usahanya bertahap kita dorong untuk masuk ke sektor riil,” ujar Citra.
Adapun sektor riil yang ditargetkan menjadi garapan KDKMP meliputi:
Pengelolaan pertokoan sembako dan ritel, Pergudangan, Pelayanan kesehatan seperti klinik dan apotek, jaringan distribusi produk kebutuhan masyarakat.
Untuk memastikan seluruh aktivitas keuangannya tercatat secara transparan dan akuntabel, Disperdakop-UM Kabupaten Madiun mewajibkan setiap pengurus KDKMP memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes).
Melalui sistem digital ini, seluruh transaksi harian maupun laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) langsung diverifikasi dan divalidasi oleh tim dinas secara real-time.
Pemkab Madiun terus mematangkan kesiapan gerai fisik KDKMP. Begitu pembangunan fisik gerai selesai dan siap ditempati, pihak dinas telah menyiapkan skema pendampingan serta kepastian rantai pasok (supply chain) produk kebutuhan pokok. “Ketika gerai fisik nantinya sudah beroperasi penuh, kami sangat optimistis roda perekonomian desa di Kabupaten Madiun akan melaju jauh lebih cepat. Pendampingan dan jaminan pasokan sembako sudah disiapkan agar koperasi desa bisa langsung melayani kebutuhan warga secara optimal,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)

