Lestarikan Kearifan Lokal di Era Modernisasi, Bupati Madiun Hadiri HUT ke-101 Perguruan Ilmu Sejati
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-101 Perguruan Ilmu Sejati yang digelar di Gedung Perguruan Ilmu Sejati, Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Senin (12/10/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Madiun didampingi Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Kegiatan ini turut dihadiri Romo Guru Ilmu Sejati, Romo Raden Krisnodipoyo Prawirosudarso, Ketua Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur, Sri Sugiharta, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Camat Saradan, perangkat Desa Sukorejo, seluruh warga Perguruan Ilmu Sejati, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-101 Perguruan Ilmu Sejati. Menurutnya, usia yang telah melampaui satu abad ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai luhur yang diajarkan Perguruan Ilmu Sejati terus dijaga dan diwariskan lintas generasi, sekaligus menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan Perguruan Ilmu Sejati memiliki peran penting dalam menjaga jati diri, memperkuat karakter, serta menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada generasi muda. “Budaya yang dijaga adalah jati diri yang diwariskan, budi pekerti yang ditanamkan adalah bekal masa depan bangsa,” ujarnya.
Peringatan HUT ke-101 Perguruan Ilmu Sejati ini juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Wahyu Catur Yoga” yang dibawakan oleh dalang asal Jember, Ki Andik Ferry Bisono. Pagelaran tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai luhur dan pesan moral yang dapat dipetik dari setiap kisah yang disajikan.
Lebih lanjut, Bupati Madiun menitipkan sejumlah pesan kepada seluruh warga Perguruan Ilmu Sejati, khususnya generasi muda, agar senantiasa menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal, seperti wayang kulit, tembang, dan berbagai tradisi luhur yang merupakan kekayaan bangsa dan harus dijaga bersama. Selain itu, ia mengajak semua pihak untuk terus menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada generasi muda dengan mendorong mereka agar mengenal, mencintai, serta turut melestarikan warisan leluhur.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan dengan merawat kebersamaan di tengah keberagaman demi terciptanya kehidupan masyarakat Kabupaten Madiun yang harmonis dan tenteram. Tak kalah penting, ia berharap sinergi antara Perguruan Ilmu Sejati dan Pemerintah Kabupaten Madiun dapat terus diperkuat, khususnya dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Madiun, lanjutnya, siap bersinergi untuk mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera). “Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Sekali lagi, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-101 kepada Perguruan Ilmu Sejati Sukorejo, Saradan, Madiun. Semoga semakin jaya, guyub rukun, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)







