Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Bupati Madiun Hari Wuryanto Larang Sekolah Negeri Tarik Pungutan SPMB

MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Penerimaan murid baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Madiun masih berlangsung hingga akhir Juni ini. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar proses pendaftaran dilaksanakan sesuai regulasi.



Bupati Madiun mengingatkan seluruh lembaga pendidikan, terutama sekolah negeri, agar tidak melakukan pungutan dalam proses pendaftaran. "Pendaftaran sekolah negeri itu gratis. Semuanya sudah ada aturannya,’’ tegasnya, beberapa waktu lalu.


Hari Wuryanto juga merespons wacana sekolah swasta gratis yang sempat muncul di masyarakat. Menurutnya, pemkab siap menyesuaikan apabila regulasi dari pemerintah pusat telah diterbitkan. "Kalau kami menetapkan anggaran tanpa dasar regulasi pusat, tentu tidak benar. Jadi, saat ini kami masih menunggu,’’ jelasnya.


Saat ini, SPMB di Kabupaten Madiun tengah berlangsung melalui berbagai jalur. Di antaranya afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili. Proses pendaftaran dilakukan secara luring dan daring. Berdasarkan data pokok pendidikan, terdapat 443 sekolah negeri dari jenjang TK hingga SMP di Kabupaten Madiun. Rinciannya, 5 TK negeri, 401 SD negeri, dan 37 SMP negeri. Sementara, sekolah swasta berjumlah 343 lembaga, terdiri dari 325 TK, 4 SD, dan 14 SMP. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post