Perkuat Gizi Balita Lewat Posyandu Pemprov Jatim Laksanakan Kolaborasi dengan Pemkab Madiun
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Bakorwil 1 Madiun melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi bagi Balita di Posyandu, bertempat di Balai Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan. Senin, (24/11/2025) lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kepala Bakorwil 1 Madiun, Wakil Bupati Madiun, Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Forkopimda, Kepala OPD, Camat Saradan, Kepala Puskesmas Sumbersari, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-wilayah Saradan, serta kader Posyandu dan orang tua balita penerima manfaat.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Heri Setyana menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif ini merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya peningkatan gizi anak dan percepatan penurunan stunting. Adapun penerima bantuan PMT bergizi berjumlah 200 balita dengan masalah gizi yang tersebar di wilayah Puskesmas Sumbersari.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PMT bergizi ini. “Mudah-mudahan ini menjadi luar biasa bagi kita semua dan InsyaAllah akan memberikan dampak menurunkan angka stunting, khususnya di Kecamatan Saradan. Alhamdulillah, posisi saat ini stunting Kabupaten Madiun berada pada angka 5,28%, hasil bulan timbang Oktober dengan kehadiran di atas 95%,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan penurunan stunting merupakan kerja bersama melalui berbagai langkah strategis, di antaranya penyediaan tim pendampingan masyarakat, penimbangan serentak 6 bulan sekali, pemanfaatan alat antropometri berstandar di seluruh Posyandu, pemberian PMT berbasis pangan lokal, intervensi gizi pada remaja putri melalui tablet tambah darah, edukasi dan pendampingan calon pengantin. Bupati berharap Kecamatan Saradan yang menjadi salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi bersama Kecamatan Pilangkenceng dapat terus berprogres secara signifikan.
Sementara itu, Kepala Bakorwil 1 Madiun Heru Wahono Santoso menegaskan bahwa kegiatan PMT merupakan upaya bersama meningkatkan kunjungan Posyandu dan mendorong percepatan penurunan stunting. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan serupa dilakukan di 6 kabupaten sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur. “Menurunkan stunting tidak mudah dan membutuhkan kolaborasi. Tidak hanya tugas Dinas Kesehatan, tetapi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Ini ikhtiar bersama menyongsong Indonesia Emas,” ungkapnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)






