MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, menerima bantuan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp100 juta yang dialokasikan untuk pembangunan drainase saluran air sepanjang 100 meter. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi pemerintah desa dalam upaya meningkatkan infrastruktur dasar sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
Pembangunan drainase ini difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap terjadi, terutama saat musim hujan. Dengan adanya saluran air yang memadai, diharapkan lingkungan permukiman warga menjadi lebih sehat, aman, dan terhindar dari risiko banjir maupun kerusakan jalan desa.
Proyek pembangunan drainase tersebut dikerjakan dengan sistem swakelola, melibatkan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja. Pola ini tidak hanya mempercepat pelaksanaan pembangunan, tetapi juga bertujuan mengurangi angka pengangguran serta memberikan tambahan penghasilan bagi warga desa, sehingga roda perekonomian lokal dapat terus berputar.
Kepala Desa Betek, Pramono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terealisasinya bantuan BKK tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu pemerintah desa di tengah kondisi anggaran Dana Desa yang mengalami banyak pemangkasan dari pemerintah pusat, sehingga berdampak pada tertundanya sejumlah program pembangunan.
Dengan adanya bantuan BKK ini, Pemerintah Desa Betek berharap pembangunan infrastruktur tetap dapat berjalan secara berkelanjutan meski di tengah keterbatasan anggaran. Selain meningkatkan kualitas lingkungan, pembangunan drainase ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi desa secara keseluruhan. (KR - Saiful Arif)

.jpeg)
