Pasar Jadul Sor Pinus, Ruang UMKM Warga Sidorejo Tumbuh Bersama
NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pasar Jadul Sor Pinus merupakan inovasi masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, yang mengemas pasar tradisional dengan budaya dan kearifan lokal. Pasar ini digelar setiap Minggu Kliwon di kawasan Bumi Perkemahan Gendingan.
Kepala Desa Sidorejo, Danang Pamungkas, menyampaikan Pasar Jadul Sor Pinus juga bertujuan menggerakkan ekonomi kerakyatan. “Kita ingin menghidupkan lagi ekonomi kerakyatan. Mayoritas penjualnya adalah masyarakat Desa Sidorejo. Jadi mereka bisa berjualan walaupun cuma satu bulan sekali, tapi bisa menghasilkan,” ujar Danang, Minggu 18 Januari 2026.
Kepala Desa Sidorejo, Danang Pamungkas, menambahkan mayoritas pedagang di Pasar Jadul Sor Pinus merupakan warga Desa Sidorejo. Pasar jadul ini telah digelar sebanyak enam kali dan jumlah pedagang yang terlibat hingga kini mencapai 35 orang.Para pedagang juga diimbau mengenakan pakaian tradisional dan menjajakan makanan jadul. Menurut Danang, konsep tersebut diterapkan untuk menghidupkan kebudayaan. “Alhamdulillah semangatnya luar biasa. Pengunjungnya semakin banyak, semakin laris, dan perputaran ekonomi di sini semakin baik,” ucapnya.
Salah satu pedagang, Nur Chabibah, bersama kelompok PKK Desa Sidorejo, turut berjualan makanan tradisional seperti nasi tiwul, bothok, jengkol, serta olahan ketan hitam. Ibu rumah tangga itu mengaku keberadaan Pasar Jadul Sor Pinus memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. “Alhamdulillah berpengaruh. Omzetnya lumayan, bisa sampai Rp600 ribu sampai Rp700 ribu sekali jualan,” ungkap Nur.
Nur mengapresiasi penyelenggaraan Pasar Jadul Sor Pinus yang dinilainya mampu menarik minat masyarakat untuk datang. Ia berharap pasar yang rutin digelar setiap Minggu Kliwon tersebut dapat terus berjalan sebagai ruang ekonomi tambahan bagi warga Desa Sidorejo. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh RRI Madiun. (KR-YUN/AS)

