Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Pemkab Ngawi dan OJK Gelar School of Syariah 2026 Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Siswa SMP


NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri dan BPRS Ngawi menggelar kegiatan School of Syariah 2026 di Pendopo Wedya Graha, Selasa (24/2/2026) lalu. Kegiatan ini diikuti siswa SMP se-Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari rangkaian Gerak Syariah 2026.


Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai sistem perbankan, baik konvensional maupun syariah, perlu ditanamkan kepada generasi muda. “Kami ingin masyarakat Ngawi memiliki pengetahuan yang utuh tentang perbankan, termasuk syariah. Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.


Ony Anwar Harsono menilai masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait perbedaan perbankan konvensional dan syariah menjadi tantangan bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong edukasi yang komprehensif guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.


Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen, sedangkan inklusinya 13,41 persen. Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang peningkatan pemahaman sekaligus penggunaan produk keuangan syariah di masyarakat.


Melalui School of Syariah 2026, para siswa mendapatkan edukasi tentang pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, pentingnya menabung sejak dini, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti judi online. Kegiatan juga diisi kuis interaktif dan pembukaan rekening tabungan syariah bekerja sama dengan BPRS Ngawi.


Kolaborasi antara Pemkab Ngawi, OJK Kediri, dan BPRS Ngawi ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas finansial serta bijak mengelola keuangan sesuai prinsip syariah. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Komunikasi Informasi, Statistik dan Persandian Kabupaten Ngawi. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post