Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Tanpa Kenaikan Pajak, Opsen PKB dan BBNKB Sumbang Puluhan Miliar untuk Ngawi



NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pajak kendaraan bermotor (PKB) kini menjadi “mesin uang” baru bagi Pemkab Ngawi. Penerapan skema opsen PKB dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) terbukti mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).


Kepala Badan Keuangan (Bakeu) Ngawi Tri Pujo Handono mengatakan, kontribusi dari opsen pajak cukup signifikan.Realisasi opsen PKB mencapai sekitar Rp 48 miliar pada 2025. Sementara opsen BBNKB menyumbang Rp 14 miliar.


Total Rp 62 miliar tersebut menjadi salah satu tulang punggung PAD, selain pajak bumi dan bangunan (PBB). "Skema opsen membuat sebagian penerimaan pajak langsung masuk ke kas daerah," ujarnya, Minggu (29/3/2026) lalu. Tri Pujo Handonomenjelaskan, sebelumnya daerah hanya menerima dana bagi hasil dari Pemprov Jawa Timur. Kini, melalui skema opsen, aliran dana menjadi lebih cepat dan stabil.


Selain meningkatkan penerimaan, sistem ini juga berdampak pada perbaikan arus kas daerah. "Penerimaan masuk setiap hari sebelum direkonsiliasi bulanan dengan pemprov," ucapnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)

IKLAN

Recent-Post