Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Cetak Generasi Hebat Sejak Dini, 400 Guru PAUD Madiun Ikuti Workshop Pembelajaran Mendalam


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Sebanyak 400 guru PAUD di Kabupaten Madiun mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Pembelajaran Mendalam pada Jenjang PAUD di Kecamatan Mejayan, Selasa 2 Juni 2026 lalu. Kegiatan ini digelar untuk mmeningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) pada pendidikan anak usia dini.


Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menilai peningkatan kompetensi guru PAUD penting dilakukan, karena guru PAUD tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga perlu memahami strategi dan teknik pembelajaran yang sesuai dengan karakter setiap anak. "Pendidik anak usia dini itu tidak hanya sekadar memberikan pembelajaran, tetapi juga harus memahami strategi dan teknisnya karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda-beda. Sehingga teman-teman di HIMPAUDI juga harus memiliki kompetensi yang multidimensi. Kemerdekaan pembelajaran ini diberikan supaya mereka bisa menyesuaikan dengan kondisi anak-anak," ujarnya.


H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. menegaskan Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini melalui berbagai program, mulai dari peningkatan kesejahteraan pendidik PAUD, pemberian beasiswa S1 bagi guru PAUD, hingga penyediaan alat permainan edukatif. Ia pun berharap peningkatan kompetensi guru PAUD dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Madiun. Selain itu, upaya tersebut juga diharapkan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta terbentuknya generasi muda yang tangguh dan hebat di masa depan.


Sementara itu, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Madiun, Enti Dwiyanti, menyampaikan workshop tersebut menghadirkan Trainer Pendidik PAUD dan Konsultan Pengembangan Pembelajaran PAUD Provinsi Jawa Timur, Dr. Izzul Fitriyah, sebagai narasumber. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep pembelajaran mendalam serta penerapannya pada pendidikan anak usia dini. "Jadi dikupas di situ pembelajaran mendalam itu seperti apa untuk anak-anak," katanya.


Enti Dwiyanti menjelaskan workshop tersebut merupakan program rutin HIMPAUDI Kabupaten Madiun yang diselenggarakan setiap tahun dengan menyesuaikan perkembangan kurikulum yang berlaku. "Ini kan kurikulumnya pembelajaran mendalam, kalau kemarin kurikulum merdeka. Jadi tiap tahun berganti sesuai aturan yang ada," jelasnya.


Ia pun berharap materi yang diperoleh selama workshop dapat menjadi bekal bagi para guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di lembaga masing-masing. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh RRI Madiun. (KR-FEB/AS)


IKLAN

Recent-Post