Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Polres Madiun Jalankan Program Polisi Jogo Sekolah, Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas di Kalangan Pelajar


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Satu sekolah bakal didampingi satu personel kepolisian. Polres Madiun mulai menjalankan program Polisi Jogo Sekolah untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Pendampingan tersebut juga menyasar orang tua yang mengantar maupun menjemput anak ke sekolah.


Program itu dilatarbelakangi perhatian kepolisian terhadap penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar. Polisi akan memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, termasuk penggunaan helm dan kelayakan kendaraan. Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki mengatakan, keterlibatan polisi di lingkungan sekolah diharapkan dapat membangun kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini. “Salah satunya menggunakan helm, mematuhi kelaikan kendaraan yang digunakan, begitu juga harus sesuai spek dan lain sebagainya,” ujarnya, Minggu (1/11/2026).


Menurut  Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, upaya meningkatkan keselamatan berkendara tidak cukup hanya dengan memberikan pemahaman kepada pelajar. Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan anak, terutama ketika mengantar dan menjemput mereka menggunakan sepeda motor. Karena itu, penggunaan helm dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi perhatian dalam program pendampingan tersebut.


Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki berharap keterlibatan keluarga dan guru dapat memperkuat pesan keselamatan yang disampaikan polisi di sekolah. “Saya harapkan dengan program Polisi Jogo Sekolah dapat bermanfaat, khususnya memberikan edukasi kepada orang tua untuk tertib berlalu lintas, khususnya menggunakan helm,” katanya.


Selain penggunaan helm, kepolisian mengingatkan pentingnya menggunakan kendaraan yang memenuhi standar teknis dan persyaratan laik jalan. Melalui program Polisi Jogo Sekolah, pelajar didorong menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.


Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki menegaskan, pendekatan yang dilakukan lebih mengutamakan sosialisasi dan edukasi. Tujuannya membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.Dengan pendampingan satu personel di setiap sekolah, kepolisian berharap pesan tertib berlalu lintas dapat menjangkau pelajar, guru, dan orang tua secara berkelanjutan. “Ini permasalahan kita bersama, sifatnya lebih pada sosialisasi, artinya mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga keselamatan,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)

IKLAN

Recent-Post