Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Pemkab Madiun Proyeksikan Desa Wisata di 100 Besar ADWI


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemkab Madiun berupaya menaikkan grade desa wisata di wilayahnya. Melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), ditargetkan ranking desa wisata bisa masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata (ADWI). "Setidaknya masuk 100 besar,’’ ungkap Kabid Pengembangan Pariwisata Disparpora Kabupaten Madiun Mokh Hamzah Nugrohanto.

Upaya peningkatan grade ini bakal berimbas positif untuk desa wisata. Sebab bisa menjadi jujukan untuk kunjungan menteri ataupun pejabat lainnya serta para wisatawan. Untuk mengejar target tersebut, diakuinya tidak mudah.

Desa wisata perlu memiliki daya tarik yang otentik, memiliki bangunan dengan sirkulasi dan pencahayaan yang baik, kelembagaan dan SDM bagus, dan tanggap bencana. "Banyak syarat dan kriteria yang harus dipenuhi. Semoga bisa terpenuhi semua,’’ tambahnya.

Saat ini Kabupaten Madiun memiliki 22 desa wisata binaan Disparpora. Empat di antaranya mengajukan diri untuk mendapatkan pendampingan intensif. Meliputi Desa Gunungsari, Kare, Brumbun dan Sumberbendo. Di ADWI, capaian tertinggi baru 300 besar. Itu didapatkan desa wisata Mendak. "Memang berat karena saingannya desa wisata se-Indonesia,’’ bebernya.

Untuk mengejar target, pihak Disparpora sudah membentuk tim fasilitator melibatkan  anggota dari luar kota untuk memberikan Training of Trainer (ToT) anggota setempat. Berikutnya, mengidentifikasi kelemahan tata kelola wisata dan memberikan alternatif solusi. "Bukan sekadar pelatihan tetapi pendampingan dengan berbagai penanganan,’’ tuturnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post