12 Pos JPL di Ngawi Dijaga 52 Petugas Perketat Keselamatan KA
NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Upaya peningkatan keselamatan di jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api terus diperkuat. Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi kini mengoperasikan 12 pos penjagaan JPL, empat di antaranya dibangun pada tahun ini. Selain penambahan pos, Dishub juga menambah jumlah personel penjaga. Total saat ini terdapat 52 petugas yang disiagakan di seluruh JPL.“Total ada 12 pos. Empat pos dibangun tahun ini. Kami juga menambah lima petugas JPL,” kata Kepala Dishub Ngawi Anang Heri Prabowo, Sabtu (13/12/2025) lalu.
Menurut Anang, tambahan personel diperlukan agar setiap pos memiliki jumlah petugas yang ideal. Rata-rata setiap pos dijaga empat petugas yang dibagi dalam tiga sif, yakni pagi, sore, dan malam. Namun, pembagian petugas tidak sepenuhnya merata karena menyesuaikan dengan personel lama. Khusus sif malam, Dishub mengupayakan tetap ada dua petugas. “Ada satu sif yang dua orang. Khusus malam hari kami upayakan tetap dua petugas,” terangnya.
Penempatan dua petugas pada sif malam dilakukan sebagai langkah antisipasi. Baik untuk keamanan petugas maupun pengguna jalan. Terlebih, sebagian pos berada di wilayah yang relatif sepi dan minim penerangan, seperti area persawahan dan dekat hutan. “Kami ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama pada malam hari,” jelas Anang.
Dengan penambahan pos dan penguatan personel, dishub berharap tingkat keselamatan di perlintasan kereta api semakin meningkat. Risiko kecelakaan di titik-titik rawan pun diharapkan dapat ditekan. “Harapannya, keselamatan di perlintasan kereta api makin terjamin,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

