Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Kwarcab Madiun Gelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2025 Mantapkan Arah Pembinaan


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2025 bertempat di Sanggar Pramuka Kabupaten Madiun, Selasa, (2/12/2025) lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kwarda Jawa Timur, Kakak Kamabicab Kabupaten Madiun, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Madiun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, para Ketua Kwartir Ranting beserta Andalan, serta Dewan Kerja Ranting (DKR).



Dalam sambutannya sebagai Kamabicab Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Muscab sebagai forum evaluasi dan penentuan arah Gerakan Pramuka lima tahun ke depan. “Musyawarah Cabang ini merupakan momen penting untuk mengevaluasi program kerja masa bakti 2020–2025 dan menentukan arah gerakan pramuka lima tahun kedepan. Tidak hanya fokus memilih ketua baru, tetapi juga melakukan evaluasi mendalam terhadap progam-program yang telah dilaksanakan baik keberhasilan maupun tantangannya. Perkuat inovasi agar Pramuka Kabupaten Madiun selalu adaptif dan terdepan, khususnya di era digital,” tuturnya.



Kamabicab juga menegaskan pentingnya memilih pemimpin dengan visi yang jelas serta memastikan lima poin penguatan yang telah dirumuskan dapat menjadi pedoman dalam menyusun program kerja Kwarcab ke depan. Salah satu prioritas yang disorot adalah optimalisasi Bumi Perkemahan (Buper) sebagai pusat kegiatan pembinaan karakter, sekaligus simbol kebangkitan Pramuka Kabupaten Madiun melalui semangat gotong-royong. Lebih lanjut, disampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


Sementara itu, Purmadi, Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur Bidang Organisasi dan Hukum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kwarda Jawa Timur mengusung tagline lima tahunan “Pramuka Jawa Timur Produktif”. Tagline tersebut diterjemahkan melalui berbagai aksi nyata, di antaranya program Satu Gugus Depan Satu Wirausaha dan peningkatan capaian Pramuka Garuda di tiap daerah.


Berdasarkan data Sistem Informasi Pendataan Anggota (SIPA), Kabupaten Madiun memiliki lebih dari 1.600 gugus depan dengan jumlah anggota mendekati 100 ribu orang. Namun rasio pembina masih sekitar 1 pembina untuk 40 peserta didik, sehingga perlu upaya peningkatan jumlah dan kompetensi pembina guna mencapai rasio ideal menuju 1:20 secara bertahap.



Dalam kesempatan tersebut, Kak Purmadi menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan organisasi kemasyarakatan (ormas). “Kita buka ormas,kita adalah organisasi pendidikan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010”, ujarnya.


Oleh sebab itu, peran pembinaan karakter generasi muda menjadi fokus utama gerakan. Enam arah strategis pembinaan Kwartir Cabang meliputi penguatan anggota muda yang adaptif dan produktif, peningkatan kompetensi pembina dan pelatih, optimalisasi kapasitas organisasi (SDM, pendanaan, serta sarana prasarana), percepatan transformasi digital dalam pembinaan dan publikasi, penguatan humas serta pengabdian masyarakat, serta pelaporan program secara berkala kepada Kamabicab dan DPRD guna memperkuat dukungan. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post