Peternakan Domba Dorper BUMDes Wonorejo Mulai Beroperasi, Fokus Penuhu Kebutuhan Hewan Kurban
NGAWI (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Program ketahanan pangan (Ketapang) terus didorong melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), termasuk di Desa Wonorejo, Kecamatan Kadur Pamekasan. Mulai November lalu, unit peternakan domba yang baru didirikan turut berpartisipasi. Saat ini terdapat 21 ekor domba jenis Dorper yang dibudidayakan. Kepala Desa Wonorejo, Nurjamil, mengatakan pemilihan Dorper dilakukan karena pertumbuhannya cepat dan memiliki bobot tubuh besar. Sehingga ideal untuk usaha penggemukan. “Ini domba peranakan dari Afrika Selatan. Pertumbuhannya cepat, dalam tiga bulan sudah berbobot 4 kg/minggu,” ujar Kepala Desa Wonorejo, Nurjamil.
Domba Dorper tersebut didatangkan dari Tulungagung melalui agen yang berpengalaman dalam penjualan bibit besar yang berkualitas. Kepala Desa Wonorejo, Nurjamil menambahkan program ini juga mampu untuk memperkuat kemandirian Bumdes Wonorejo, sebab peternakan domba Dorper memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga dapat menjadi potensi bisnis.
Domba Dorper sendiri memiliki ciri khas pertumbuhan bobot harian (Average Daily Gain/ADG) yang tinggi. ADG domba bisa mencapai 30–40 kilogram dalam 3 bulan. Untuk karkas domba Dorper, persentase daging lebih banyak dan lemak yang rendah.
Selain itu, daging Dorper digemari karena berkualitas baik dan rendah lemak. Keunggulan lain adalah adaptasinya yang kuat. Meski berasal dari daerah panas dan kering Afrika Selatan, Dorper mampu beradaptasi dengan baik di iklim tropis Indonesia. “Kami punya perencanaan rumpun peternak di lahan desa. Jumlahnya sangat mencukupi,” tutur Nurjamil.
BUMDes Wonorejo juga menyediakan pakan dengan memanfaatkan rumput, pelepah yang standar berpertumbuhan cepat dan bernutrisi tinggi. Produk pakan mandiri menjadi pertimbangan penting sebelum peternakan ini dijalankan. “Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung program ketahanan pangan di desa. Selain menambah penghasilan desa, ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Kepala Desa Wonorejo, Nurjamil menambahkan “Selama memiliki manajemen yang tepat dan pakan ternak yang baik, memelihara domba Dorper menjadi lebih mudah,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-YUN/AS)
