Ratusan Warga Ikuti Kegiatan Bakti Sosial peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Madiun Serta Manfaatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Madiun berlangsung meriah. Warga memadati kegiatan bakti sosial yang digelar serentak di 14 desa se-Kecamatan Wungu, Minggu (30/11/2025) lalu. Sejak pukul 08.00, balai desa dan titik pelayanan sudah dibanjiri masyarakat yang ingin memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Heri Setyana mengatakan, HKN tahun ini dikonsep lebih dekat dengan masyarakat. Pelayanan menyasar seluruh kelompok usia, mulai balita hingga lansia. “Alhamdulillah beberapa titik cukup ramai. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk cek kesehatan meningkat,’’ ujarnya.
Layanan yang diberikan mencakup tensi, penimbangan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Pelayanan dilakukan tenaga kesehatan dari Dinkes, puskesmas, RSUD, TP PKK, dan organisasi profesi kesehatan.
Kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk menggenjot capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), salah satu program prioritas nasional.Capaian PKG Kabupaten Madiun tercatat 36,28 persen, melebihi target nasional kota atau kabupaten 36 persen. Tahun depan, target meningkat menjadi 46 persen. “Kegiatan seperti ini akan kami evaluasi karena terbukti punya daya ungkit,” jelas Heri Setyana.
Beberapa warga yang datang bahkan berasal dari desa tetangga. Banyak memanfaatkan layanan laboratorium sederhana yang biasanya berbayar. “Kalau sehat bisa dipertahankan, kalau ada masalah bisa ditangani lebih cepat,’’ imbuh Heri Setyana.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Ali Murtadlo menambahkan, total ada enam layanan utama dalam baksos ini. Meliputi pemeriksaan kesehatan, lab sederhana, pengobatan, edukasi kesehatan, pembagian PMT dan sembako. Semua layanan diberikan merata di seluruh desa. “Ini bentuk manfaat nyata tenaga kesehatan, bukan hanya kuratif, tetapi juga promotif dan preventif,’’ tegas Ali Murtadlo.
Adapun Kecamatan Wungu dipilih sebagai lokasi sentral karena angka stunting sebelumnya tercatat relatif tinggi. Intervensi dilakukan menyeluruh melalui pemberian PMT bagi kelompok rentan. Kegiatan ini melibatkan lintas sektor di antaranya PKK kabupaten hingga PKK desa, pemerintah kecamatan, desa, hingga TNI–Polri. “Partisipasi masyarakat luar biasa. Informasi kegiatan tersampaikan dengan baik,’’ kata Ali Murtadlo.
Puncak kegiatan HKN ke-61 bakal digelar Minggu (7/12/2025) di Lapangan Kaibon, dengan agenda senam bersama dan jalan santai berhadiah sepeda motor. Kegiatan ini diharapkan mendorong masyarakat lebih rutin beraktivitas fisik. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)
