Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Safari Ramadan di PDM Madiun, Perkuat Kebersamaan Bangun Daerah


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Memasuki agenda keempat, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Al-Amien, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Madiun, Senin malam (2/3/2026) lalu.



Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Madiun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Penjabat Sekda Kabupaten Madiun, Ketua PDM Kabupaten Madiun, para kiai dan ulama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, kepala OPD, para camat dan kepala desa, Ketua Pimda 216 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Madiun, Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun, Wakil Ketua MUI Kabupaten Madiun, jajaran pengurus Muhammadiyah, serta masyarakat setempat.


Ketua PDM Kabupaten Madiun, Dr. KH Agus Tricahyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran lengkap pimpinan daerah di lingkungan Muhammadiyah. Dr. KH Agus Tricahyo menyebut momentum tersebut sebagai peristiwa bersejarah sejak era otonomi daerah. “Sejak kami menjadi pengurus PDM Kabupaten Madiun pasca-otonomi daerah tahun 2004, ini kali pertama Bapak Bupati hadir lengkap bersafari Ramadhan di Muhammadiyah. Ini tentu menjadi wujud nyata moderasi dan silaturahmi yang luar biasa,” ujarnya.



Dr. KH Agus Tricahyo menegaskan bahwa Muhammadiyah siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kontribusi nyata telah dilakukan melalui bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dakwah, hingga penguatan ekonomi umat. “Saat ini sektor ekonomi terus kami genjot. Kami memiliki hampir 20 ritel yang tersebar di Kabupaten Madiun dan diharapkan terus berkembang, sejalan dengan visi ‘Bersahaja’ (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang diusung Bupati Madiun,” imbuhnya.


Sementara itu, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun daerah. Bupati Madiun H. Hari Wuryantoberharap Safari Ramadhan tidak sekadar bersifat seremonial, namun mampu menyatukan hati dan langkah bersama. “Membangun Kabupaten Madiun tidak bisa sendiri-sendiri. Harus bersama-sama, lintas kelompok, agar terwujud Kabupaten Madiun yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tegasnya.



Bupati Madiun H. Hari Wuryanto juga mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan, khususnya di sektor ekonomi dan pembinaan generasi muda yang berakhlakul karimah.“Peran Muhammadiyah luar biasa, termasuk dalam menyiapkan generasi muda berkarakter di tengah tantangan global. Sinergi ini harus terus dijaga agar Kabupaten Madiun tetap guyub rukun, aman, dan sejahtera,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Madiun menyalurkan bantuan berupa mushaf Al-Qur’an, bantuan dana kegiatan keagamaan, serta beras sebanyak satu kwintal dari BAZNAS Kabupaten Madiun. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, dan Kapolres Madiun. Safari Ramadan ditutup dengan tausiyah oleh KH Anwar Sholeh Azzarkoni, selaku Wakil Ketua MUI Kabupaten Madiun.



Ditemui usai kegiatan, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menjelaskan pemilihan lokasi Safari Ramadhan tahun ini dilakukan secara merata. “Masjid yang sebelumnya belum pernah menjadi lokasi Safari Ramadhan kini kami datangi, termasuk Masjid Al-Amien ini. Harapannya, seluruh masyarakat dapat merasakan kebersamaan Safari Ramadhan,” jelasnya.


Terkait peran ulama Muhammadiyah, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menilai kontribusi organisasi tersebut sangat signifikan, terutama dalam penguatan ekonomi. “PD Muhammadiyah telah membangun puluhan ritel sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini bentuk kepedulian nyata terhadap pembangunan daerah,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-YUN/AS)


IKLAN

Recent-Post