Pemkab Madiun Siapkan Rp 3,8 Miliar Biayai Urukan Lahan KDKMP
MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemkab Madiun tetap mengucurkan anggaran untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Meski bangunan gerai berasal dari pusat, daerah menyiapkan Rp 3,8 miliar untuk pengurukan lahan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, pembangunan fisik gerai tidak membebani APBD. “Pembangunan dari pusat semua, kami tidak mengeluarkan biaya untuk bangunan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026) lalu.
Menurut dia, pemkab hanya memfasilitasi kebutuhan dasar berupa pengurukan lahan. Anggaran tersebut diambil dari pos belanja tidak terduga (BTT). “Kami hanya membantu urukan. Itu pun kalau nilainya di atas Rp 50 juta supaya tidak memberatkan desa,” jelasnya.
Bantuan diberikan untuk seluruh desa dan delapan kelurahan yang menjadi lokasi pembangunan KDKMP. Khusus kelurahan, pengurukan sepenuhnya ditanggung pemkab karena status aset berada di bawah kewenangan daerah. “Kalau kelurahan akan kami penuhi, karena asetnya milik kabupaten,” tegasnya.
Bupati Madiun juga meluruskan isu terkait sumber pendanaan. Dia memastikan pembangunan gerai bukan berasal dari pinjaman. “Itu hibah, bukan utang. Yang mungkin diangsur itu modal operasionalnya,” tandasnya.
Meski demikian, pencairan anggaran tidak dilakukan otomatis. Pemkab akan melakukan verifikasi lapangan sebelum bantuan diberikan. “Kami survei dulu. Kalau memang perlu diuruk, pasti kami bantu,” pungkasnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)
