Adakan Rekrutmen JPT Pratama, Komensos pastikan Proses Seleksi Berjalan Profesional Dan Akuntabel
JAKARTA (KR) – Proses rekrutmen untuk mengisi Jabatan
Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Kementerian Sosial akan di pastikan berjalan
profesional dan akuntabel. Rekrutmen ini merupakan kompetisi untuk mencari
calon pejabat yang akan mengisi kekosongan tujuh JPT Pratama di Lingkungan
Kementerian Sosial.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hartono Laras
menekankan para pejabat yang terpilih dipastikan benar-benar memiliki
kompetensi yang dipersyaratkan sebagaimana terdapat Standar Kompetensi Jabatan
(SKJ) Kementerian Sosial.hal ini karena mengingat peran strategis jabatan yang
akan diisi.
“Untuk itu, kami menyusun sejumlah tahapan seleksi. Yaitu
seleksi administrasi, penilaian kompetensi dengan metode asesmen dan uji
makalah, serta tahap seleksi wawancara dan presentasi,” kata Hartono, di
Jakarta, Senin (01/04).
Hartono menekankan, proses seleksi ini sejalan dengan
Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) No. 23 Tahun 2011 bahwa
asesmen kompetensi berlaku selama 2 (dua) tahun.
Pada tahapan Seleksi Administrasi, akan dilihat rekam jejak
pelamar JPT Pratama serta mengecek apakah yang bersangkutan memenuhi
kualifikasi yang dipersyaratkan jabatan atau tidak.
Metode Asesmen dan Uji Makalah untuk mengukur penilaian
kompetensi pelamar. “Terdapat dua kelompok peserta dalam penilaian kompetensi,”
kata Hartono.
Pertama, kelompok peserta yang melanjutkan ke tahap asesmen
dan uji makalah serta kelompok peserta yang langsung melanjutkan ke tahap uji
makalah.
“Kelompok peserta yang melanjutkan ke tahap uji makalah
yaitu peserta yang sudah melakukan asesmen pada Kegiatan Seleksi Pengisian JPT
Tahun 2017 dengan mengikuti tahap asesmen kompetensi pada tahun 2018,” kata
Hartono.
Kemudian pada tahap Seleksi Wawancara dan Presentasi,
pelamar mempresentasikan makalah di hadapan panitia seleksi. “Kementerian
Sosial memerlukan orang-orang yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi
untuk mendudukinya,” Hartono menambahkan.
Dalam seleksi ini, jumlah peserta pendaftar online 52 orang,
jumlah peserta yang memenuhi syarat 42 orang, jumlah peserta yang tidak
memenuhi syarat 10 orang, dan jumlah peserta yang melanjutkan tahap uji
kompetensi sebanyak 32 orang.
Dilasir dari : http://www.tribunnews.com

