Rakor tentang Agrowisata kebun Refugia, Bupati Magetan : OPD Terkait Harus Fokus Dan Optimis Pembangunan Akan Dilaksanakan
MAGETAN (KR) – Jum’at (29/3) telah berlangsung Rapat
koordinasi membahas tentang rencana pembangunan Agrowisata Kebun Refugia yang
berada di Plaosan. Rapat yang di hadiri oleh Bupati Magetan, Wakil Bupati
Magetan, Serta kepala OPD Magetan yang terkait ini bertempat di gedung
pertemuan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan
(TPHPKP) Magetan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Magetan Suprawoto menjelaskan kepada
semua pihak terkait utamanya OPD terkait dalam pelaksanaan pembangunan tersebut
harus fokus dan optimis program pembangunan yang akan dilaksanakan.
"Hal ini
merupakan sebuah tantangan yang ingin membuka wajah baru Kabupaten Magetan
untuk dikenal oleh daerah-daerah lain "tegas Bupati Magetan.
“Selain itu Kota Magetan harus mencari satu daya tarik
unggulan sebagai pemicu agar wisatawan
banyak yang berkunjung ke tempat wisata di kab. Magetan yang sekarang sudah
banyak destinasi baru yang dikembangkan”tambahhnya.
Lebih lanjut Bupati magetan mengatakan selain membangun
tempat wisata yang bagus pemerintah juga harus memperhatikan pembangunan kota
yang bagus, mulai dari perbaikan trotoar, memperindah dengan diberi kursi untuk
menikmati setiap jalan di Magetan dan tidak lupa sarana transportasi yang melintasi
dalam kota seperti angkutan umum yang kondisinya layak beroperasi dan
tersedianya fasilitas umum seperti lampu penerangan jalan dan tempat sampah.
Kepala Dinas TPHPKP Magetan Eddy Suseno memaparkan bahwa
Magetan tempo dulu dikenal sebagai kota bunga, sedangkan trend wisata saat ini
adalah keunikan obyek, yang diabadikan dengan swafoto/selfie yang instagramable
atau bagus untuk para wisatawan unggah di media sosial.
Pemkab Magetan
menyediakan aset tanah seluas kurang lebih 3,5 HA dengan lokasi yang strategis
berada di jalur menuju Sarangan. Dalam hal perencanaan pembangunan dimulai
tahun 2017 pada lahan seluas kurang lebih 9.000 meter persegi di Dukuh
Kandenan. Anggaran diakomodir di APBD sebesar Rp. 1,7 M namun pada saat akan
dimulai ada usulan untuk digeser ke dekat Pasar Agro dengan harapan pemanfaatan
parkir dapat mengurangi kemacetan Pasar Agro.
Dilansir dari : http://kominfo.magetan.go.id

