Peringati Isra Mi,raj 1440 H, Kofifah : Sholawat Bisa Jadi Penyemai Damai Bagi Bangsa
SURABAYA (KR) – Bertempat di Gedung Islamic Center Surabaya
telah berlangsung Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H. Peringatan
ini diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pemprov Jatim, Senin
(1/4).
Dalam kegiatannya, acara diawali dengan istighotsah
pembacaan tahlil kubro serta sholawat oleh Majelis Maulidur Roudlotul Salaf
pimpinan Habib Umar Assegaf. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi khidmad dan
terasa istimewa dengan lantunan sholawat yang dikarang oleh Imam Busyiri dari
Syekh Abdullah dari Mesir dan pembacaan doa dari Syekh Maulana Afifuddin Al
Jaelani dari Bagdad Irak, yang merupakan cucu ke 11 dari Syekh Abdul Qadir
Jailani. Syekh Afifuddin juga memberikan ceramah agama melalui penterjemah.
Dalam acara peringatan yang berisi ribuan jamaah yang
sebagian besar ibu-ibu Muslimat NU Surabaya dan undangan lainnya, Gubernur
Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pembacaan lantunan sholawat ini
bisa menjadi penyemai damai bagi bangsa Indonesia terutama dalam pelaksanaan
Pemilihan Umum, Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan
Legeslatif pada tanggal 17 April 2019 mendatang.
Khofifah yang berbusana putih-putih ini berpesan untuk
menciptakan suasana damai dalam pesta demokrasi ini, perbedaan pilihan tidak
boleh mengorbankan persatuan fenomena saling memaki dan menang sendiri harus
dihindari, gejala ini munculnya berita hoaks dan ujaran kebencian seraya
mengutip teori post truth yang bermakna setelah kebenaran muncul era semburan
kebohongan atau ujaran kebencian.
"Lantunan sholawat Nabi ini jadi penyemai damai dalam
melaksanakan pemilu, mengantarkan ketenangan hidup, kedamaian dan saya mohon
pada tanggal 17 April nanti bismillah ke TPS, nggih" ungkapnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono melaporkan
Peringatan Isra'Mi'raj 27 Rajab, yang menjadi agenda kegiatan PHBI Provinsi
Jatim setiap tahunnya diharapkan bisa memberikan hikmah bertambahnya iman, bagi
para undangan yang hadir termasuk dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam kegiatan itu, undangan yang hadir
berasal dari ASN Pemprov Jatim, TNI dan
Polri serta jamaah lainnya.
Dilansir dari : http://kominfo.jatimprov.go.id

