Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Tak Mau Ketinggalan Dengan Negara Lain, PAHI targetkan 1500 Auditor Halal


SURABAYA (KR) – Untuk mempercepat tebentuknya auditor halal di Indonesia, agar tidak sampai tertinggal dari negara lain. Kongres Perhimpunan Auditor Halal Indonesia (PAHI)  tahun ini menargetkan 1.500 auditor halal.

Hal tersebut disampaikann Wakil Rektor I UNAIR, Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD, dalam kesempatan Kongres Kongres Perhimpunan Auditor Halal Indonesia (PAHI) yang pertama.

"Kongres diharapkan mampu memberikan kontribusi, baik untuk negara maupun kemaslahatan umat Islam.
Sedapat mungkin nanti pelaksanaan kinerja kongres PAHI bisa digunakan untuk kajian,"ujarnya, dalam rilis UNAIR, Senin(2/4).

Hadirin semua yang dating dalam kongres merupakan bagian dari muslimin dan muslimat. Dari hal itu maka kajian dari muslimin dan muslimat  nantinya yang akan diperhitungkan. Diharapkan nanti saat material kongres sudah dipegang, packaging-nya akan dibentuk menjadi profesional.

"Jadi, kita tidak hanya sekedar mengeluarkan (material hasil kongres) tapi bagaimana nantinya substansi itu di-make up sedemikian menarik, sehingga tidak hanya Indonesia saja, tapi orang luar juga akan tergantung pada kita,"tambahnya.

Menurutnya, Kondisi saat ini dibutuhkan makanan yang bersertifikasi halal karena rata-rata dibutuhkan oleh masyarakat muslim yang bermukim di Taiwan. "Intinya mencerminkan kita sebagai kaum muslimin dan muslimat, tapi bajunya termasuk universal.Tujuan utama kita adalah memperlancar pelaksanaan Jaminan Produk Halal di Indonesia.



Dilansir dari : http://kominfo.jatimprov.go.id

IKLAN

Recent-Post